Apa sih Untung Ruginya Ternak Kambing? Ini lho Ternyata

Untung ruginya ternak kambing hampir sama risikonya saat memilih ternak ayam. Namun, ternak kambing dinilai lebih menguntungkan dibandingkan dengan ayam. Hal ini karena daging ayam sering mengalami penurunan harga yang membuat peternak mengalami kerugian. 

Sementara daging kambing tidak mengalami hal tersebut. Tidak heran jika banyak yang lebih memilih beternak kambing. Meski begitu, tetap saja ada kerugian yang dirasakan oleh peternak kambing dibandingkan peternak ayam.

Untung Ruginya Ternak Kambing

Sebelum kamu memulai usaha beternak kambing, ada baiknya untuk melihat keuntungan dan kerugian di dalamnya. Tujuannya untuk melihat apakah menjual kambing lebih menguntungkan dan menjanjikan. 

Keuntungan Melakukan Ternak Kambing

Apa saja untung ruginya ternak kambing yang akan kamu peroleh? Berikut jawabannya:

1. Hemat Ongkos Pakan

Keuntungan ternak kambing bisa dilihat dari ongkos pakannya. Kambing biasanya makan rerumputan dan daun-daunan. Makanan tersebut masuk sebagai pakan utama. Selain itu, kedua pakan tersebut bisa kamu dapatkan secara gratis melalui alam bebas.

Baca juga:

Selain dua pakan di atas, kamu juga bisa memberikan ampas tahu, bekatul, ketela pohon, konsentrat, dan vitamin. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan gizi kambing agar bisa tumbuh dengan cepat. 

Kamu bisa menjadikannya sebagai pakan sampingan. Karena menjadikannya sebagai pakan utama tidak bagus untuk pencernaan kambing. Ditambah lagi ongkos untuk biaya pakan akan semakin bertambah.

2. Waktu Panen Kambing yang Singkat

Untung ruginya ternak kambing bisa kamu lihat dari waktu saat akan memanen kambing. Usia saat melakukan panen kambing tergolong singkat kalau kamu memeliharanya dari usia anak. Biasanya kambing yang berumur 8 – 12 bulan sudah bisa dipanen.

Biasanya, kambing akan dipanen saat hari besar Idul Adha. Hal ini karena harganya bisa meroket dan menjadi keuntungan untuk peternak. Selain itu, untuk pola dalam melakukan ternak kambing, kamu bisa melakukan setting 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali untuk panen.

3. Perawatan yang Mudah

Untung ruginya ternak kambing bisa kamu lihat dari segi perawatannya. Melakukan ternak kambing tergolong mudah dalam perawatannya. Meski kamu harus sering melakukan pembersihan kandang agar tidak terlalu banyak kotoran basah. 

Kamu bisa memberikan perawatan dengan memberi pakan jenis daun atau rumput yang agak layu. Hindari untuk mengambil rumput atau daun basah karena embun pagi. Hal ini bisa menyebabkan luka di sekitar mulut kambing.

4. Harganya yang Terus Meningkat

Untung ruginya ternak kambing bisa terlihat dari harganya yang terus meningkat. Karena daging kambing tidak mengalami penurunan atau menuruti harga pasar seperti daging sapi dan daging ayam.

Meski harganya meningkat, tapi daging kambing termasuk kebutuhannya besar. Hal ini karena daging kambing bisa diolah menjadi kuliner atau acara adat. Tidak heran jika penjualan kambing sangat mudah.

Rugi Melakukan Ternak Kambing

Untung Ruginya Ternak Kambing
Untung Ruginya Ternak Kambing

Setelah mengetahui untung melakukan ternak kambing, selanjutnya kita bahas ruginya juga nih sob. Yuk baca!

1. Sulit Mencari Pakan

Untung ruginya ternak kambing bisa dilihat dari susahnya saat mencari pakan. Hal ini karena lahan pertanian akan semakin sempit jika banyak peternak kambing. Para peternak akan berebut untuk mencari rumput.

Alhasil, para peternak akan kesulitan nantinya saat mencari daun atau rumput untuk kambing. Akibatnya, kambing bisa saja mengalami cacat kaki saat nutrisinya tidak terpenuhi. Hal ini tentunya bisa mengurangi keuntungan penjualan.

2. Baunya yang Khas

Untung ruginya ternak kambing adalah baunya yang sangat menyengat. Masyarakat menyebutnya sebagai prengus. Tidak semua masyarakat bisa tahan dengan bau tersebut. Oleh karena itu, jika kamu ingin melakukan ternak kambing, kamu harus mencari kandang khusus yang jauh dari pemukiman.

Modal Ternak Kambing Bagi Pemula

Setelah kamu melihat keuntungan dan kerugiannya di atas, apakah kamu masih ingin mencobanya? Jika iya, maka kamu harus tahu berapa modal yang dibutuhkan oleh pemula. 

Melakukan ternak kambing, kamu membutuhkan lahan. Jika kamu mempunyai lahan sendiri akan lebih bagus untuk menghemat biaya. Setelah itu, kamu membutuhkan kandang untuk berapa ekor kambing. Kamu bisa mencoba untuk memelihara 10 ekor anak kambing dalam kurun waktu 9 bulan.

Jika kamu membuat kandang sendiri, modal yang kamu butuhkan kisaran Rp 3.000.000. Selain itu, jika kamu memberikan pakan tidak alami seperti vitamin, tentunya biaya akan semakin bertambah. Dalam kurun waktu 9 bulan, mungkin kamu membutuhkan biaya Rp 10.000.000.

Mau beternak sapi? Baca juga: proposal usaha ternak sapi potong.

Perhitungan Untung Rugi Ternak Kambing

Melihat dari modal yang kamu butuhkan di atas, maka kamu bisa mencoba menghitung keuntungannya. Misalnya jika harga penjualan satu ekor kambing mencapai Rp 1.500.000, maka keuntungannya mencapai Rp 15.000.000. 

Kamu bisa mengurangi biaya atau modal yang kamu keluarkan. Jadi, laba bersih yang kamu dapatkan kisaran Rp 5.000.000. Semakin banyak kambing yang kamu ternak, maka semakin besar juga keuntungannya. Namun, modalnya juga lumayan besar. Jika dibandingkan, lebih untung ternak domba atau kambing, maka lebih untung domba. Karena domba memiliki biaya produksi lebih rendah.

Belajar Ternak Kambing

Bagi kamu yang ingin mencoba memulai ternak kambing, ada beberapa tips mudahnya. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan dan perhatikan.

1. Memilih Jenis Kambing 

Hal pertama yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan ternak kambing adalah memilih jenis kambing. Keuntungan setiap jenis kambing tentu berbeda. Kamu bisa memilih jenis yang mudah dipelihara tapi menghasilkan banyak keuntungan.

2. Memperhatikan Kandang

Kandang yang harus kamu bangun juga diperhatikan agar kambing bisa tumbuh dengan baik. Salah satu jenis kandang yang bisa kamu coba adalah kandang panggung. Kamu juga harus memperhatikan pencahayaan yang cukup dan bebas lembab. 

3. Memperhatikan Manajemen Kesehatan

Penyakit akan sering berdatangan saat kamu tidak membersihkan kandang dengan benar. Hal ini bisa menyebabkan banyak kerugian untukmu. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan pemberian pakan. Saat kambing kamu sakit, kamu bisa melakukan isolasi kambing agar tidak menular ke kambing lain.

Itulah untung ruginya ternak kambing dan sekilas tentang modal, keuntungan, dan cara belajar ternak. Jadi, apakah kamu ingin mencoba melakukan ternak kambing saat melihat ulasan ini?

Bagikan:

Tinggalkan komentar