Persyaratan Melamar Kerja Secara Umum dan Tips Melamar Kerja

Kamu sedang ingin melamar pekerjaan tapi belum tahu apa saja persyaratan melamar kerja? Kalau belum tahu, setelah ini akan diberikan apa saja yang pada umumnya muncul sebagai syarat untuk melamar pekerjaan. Apa saja kira-kira syaratnya? Setelah ini akan diberikan.

Biasanya sih, ada beberapa ‘template’ yang diberikan oleh perusahaan untuk persyaratan melamar kerja yang harus dilengkapi oleh pihak pelamar. Contohnya saja identitas diri. Identitas ini, sangat penting ada dalam persyaratan untuk melamar kerja. Pasalnya, tanpa identitas, ya mana bisa perusahaan kenal pelamar?

Ada juga biasanya surat untuk melamar pekerjaan yang harus kamu buat untuk menyatakan keperluan kamu mengirim dokumen-dokumen yang diharuskan. Selain itu, ada beberapa syarat lain yang harus dipenuhi. 

Apa saja persyaratannya? Berikut ini rincian lengkap mengenainya. 

Persyaratan Melamar Kerja

Ada sekitar sepuluh hingga sebelas persyaratan yang biasanya menjadi dokumen umum yang harus disertakan ketika melamar kerja. Yuk, simak persyaratan melamar kerja di bawah ini:

1. Surat Lamaran Kerja

Persyaratan melamar kerja yang pertama dan biasa dijadikan dokumen yang harus dilengkapi adalah surat lamaran kerja. Surat lamaran kerja ini, merupakan tempat bagi kamu untuk menyampaikan maksud dalam melamar pekerjaan. Misalnya, untuk mengisi suatu posisi. 

Dalam surat lamaran kerja, kamu bisa mengisi identitas secara lengkap dan juga tujuan kamu melamar pekerjaan. Sepertinya, untuk saat ini sudah jarang surat lamaran kerja yang masih disuruh menggunakan tulisan tangan. Jadi, kamu bisa menggunakan PC atau laptop untuk mengetiknya. 

Hal yang hanya perlu diingat, silakan jelaskan maksud dan tujuan kamu melamar kerja secara lengkap namun tidak bertele-tele. Jika kamu belum mengetahuinya, silakan gunakan contoh surat lamaran kerja yang tersebar di mesin pencari. Di sana ada banyak tersedia referensi yang bisa kamu gunakan. 

2. Curriculum Vitae

Dokumen kedua yang biasanya menjadi persyaratan melamar kerja selanjutnya adalah Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup. Ini penting banget ada dalam lamaran pekerjaan yang kamu kirimkan karena di dalamnya ada biodata diri, pengalaman kerja, riwayat pendidikan, prestasi, dan juga kompetensi. 

Jangan lupa untuk poin prestasi dan juga kompetensi sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh perusahaan saja. Percuma kalau nulis banyak namun tidak relate dengan kualifikasi yang diberikan oleh perusahaan. 

Selain itu, jangan lupa juga sebelum melamar pekerjaan dengan membuat sebanyak-banyaknya portofolio lamaran kerja sesuai dengan keahlianmu. Hal ini bisa kamu masukkan ke dalam CV yang nantinya akan menjadi poin plus bagi diri kamu. Manfaatnya yakni agar kamu mendapatkan kesempatan lebih besar diterima kerja. 

3. Fotokopi Identitas

Persyaratan lamaran kerja 2021 dan juga tahun-tahun sebelumnya, sudah pasti disuruh untuk menyertakan fotokopi identitas yang kamu miliki. Identitas tersebut bisa Kartu Keluarga (KK) dan juga Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dengan melengkapinya, perusahaan bisa tahu siapa kamu, domisili, status, dan lain-lain sebagaimana terlampir. 

Saat ini, fotokopi identitas juga masih sangat dibutuhkan sebagai persyaratan melamar kerja. Namun, ada juga yang meminta scan langsung KTP dan juga KK. Hal ini terjadi lantaran perkembangan teknologi yang terjadi. Kamu jadi tidak perlu repot lagi untuk fotokopi KTP atau KK. 

Akan tetapi, jangan pernah lupa untuk memberi watermark yang agak besar di sisi kosong agar KTP dan juga KK kamu tidak digunakan sembarangan oleh perusahaan yang mungkin kurang bertanggung jawab. 

Silakan cari cara bagaimana untuk memberi watermark untuk mengamankan KTP dan KK kamu agar mereka tidak bisa menggunakannya. Hal ini seringkali dijadikan kesempatan oleh orang yang tidak bertanggung jawab misalnya untuk mengajukan pinjaman online. 

Tentu saja, kamu tidak mau kan jika nama kamu dan foto diri kamu terpampang dalam daftar tukang ngutang yang belum membayar padahal sama sekali tidak pernah meminjam uang? Cara untuk mencegahnya, adalah dengan memberi watermark dengan isi, “untuk melamar pekerjaan di…”.

4. Ijazah dan Transkrip Nilai

Persyaratan Melamar Kerja
Persyaratan Melamar Kerja Paling Umum

Dokumen persyaratan melamar kerja selanjutnya adalah ijazah dan transkrip nilai. Hal ini akan menjadi bukti bahwa kamu memang telah menyelesaikan studi dan pendidikan sebagaimana tercantum dalam CV yang sebelumnya telah kamu buat. 

5. Fotokopi atau Scan SKCK

Persyaratan melamar kerja lainnya adalah fotokopi atau scan SKCK. Jangan lupa untuk memastikan bahwa SKCK yang kamu miliki masih berlaku. Dokumen ini, sangat penting untuk menjelaskan bahwa kamu tidak pernah terlibat dengan urusan dengan kepolisian seperti kriminal, kejahatan, penjara, dan lain sebagainya. 

6. Surat Keterangan Sehat

Dokumen yang menjadi persyaratan melamar kerja selanjutnya adalah surat keterangan sehat. Dalam surat keterangan yang diberikan oleh Puskesmas ataupun rumah sakit, akan berisi bahwa kamu ada dalam keadaan sehat dan memang telah siap untuk bekerja. 

Jika tidak memberikannya, kamu tidak bisa mengklaim bahwa diri kamu sehat secara jasmani. Maka dari itu, surat keterangan sehat juga kamu butuhkan untuk melamar kerja. 

7. Pas Foto

Persyaratan melamar kerja lainnya adalah pas foto. Foto ini merupakan yang wajib kamu sertakan ketika melamar kerja. Biasanya, untuk pas foto memiliki background dan juga ukuran yang ditentukan. Silakan gunakan pakaian yang menarik namun tetap formal pada pas foto milikmu. 

Jangan lupa juga untuk membuat pas foto terbaru atau yang baru saja dibuat. Mengapa? karena perusahaan ingin mengenal dirimu yang sekarang, bukan ketika SMP atau bahkan ketika remaja saat kamu belum mengenal dunia kerja. Jadi, harap diperbaharui, ya. 

Cari tahu ukuran foto untuk melamar kerja biar gak salah kirim.

8. NPWP

Terkadang, ada juga perusahaan yang memberikan persyaratan melamar kerja untuk menyertakan NPWP. Namun hanya dalam bentuk scan atau fotokopi saja. Sebenarnya, NPWP hanya dibutuhkan ketika kamu sudah diterima kerja. Namun, jika kamu sudah yakin diterima, ikut menyertakan NPWP juga pilihan yang tepat. 

Dengan menggunakan NPWP, biasanya potongan untuk pajak penghasilan lebih kecil dibandingkan jika kamu belum memiliki dan menyertakan NPWP. Jika belum memilikinya, silakan mendaftar ke kantor pajak terdekat atau bisa langsung secara online. 

Tips Melamar Kerja agar Segera Diterima

Nah, setelah kamu mengetahui apa saja persyaratan melamar kerja yang pada umumnya digunakan, sekarang kamu juga harus memperhatikan beberapa tips sederhana berikut ini agar jalan kamu melamar kerja bisa mulus dan lancar. Apa saja tipsnya? Silakan simak uraian berikut ini. 

1. Pilih Sesesuai dengan Keahlian

Tips pertama yang harus kamu perhatikan adalah memilih sesuai dengan keahlian yang kamu miliki saja. Jangan hanya gara-gara tergiur dengan duit, kamu memilih bidang yang belum menjadi keahlianmu. 

Memang, kamu bisa belajar untuk keahlian baru. Namun, jika kamu baru pertama melamar kerja, silakan cocokkan lebih dulu pekerjaan dengan kompetensi, pengetahuan, beserta bidang yang ingin kamu geluti. Dengan cara ini, CV kamu dan segala dokumen lainnya akan segera dilirik oleh HRD perusahaan. 

2. Memasang Foto Profesional

First impression dari seseorang ketika melamar kerja itu penting untuk diberi fokus lebih. Jika tidak bertemu secara langsung, kamu bisa menggunakan foto yang dilampirkan. Nah, pada foto tersebut, ada baiknya jika kamu memilih dan memasang foto yang tampak seperti profesional. 

Walaupun kamu nggak profesional-profesional banget, dengan foto yang tampak profesional, biasanya kesan awal akan menjadi baik. Sisanya, kamu hanya perlu meningkatkan profesionalitas seiring dengan berjalannya waktu. 

3. Menghindari Gonta-ganti Pekerjaan

Tips selanjutnya adalah jangan terlalu sering berganti pekerjaan. Mungkin memang dengan berganti pekerjaan, kamu akan mendapatkan poin plus lantaran sudah banyak pengalaman yang didapatkan. Tapi, hal ini juga memiliki poin minusnya tersendiri, yakni kamu adalah orang yang tidak terlalu konsisten dan memiliki loyalitas rendah. 

Padahal, perusahaan tak hanya mencari orang dengan skill tingkat dewa. Melainkan juga dengan attitude yang berupa loyalitas terhadap perusahaan untuk mencapai tujuannya. 

4. Ketahui Perusahaan Tempat Kamu Melamar Kerja

Persyaratan Melamar Kerja
Persyaratan Melamar Kerja + Tips

Tips lainnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengetahui sedikit tentang perusahaan tempat kamu melamar. Dengan itu, kamu bisa melengkapi persyaratan melamar kerja dengan menuliskan kira-kira kontribusi apa yang bakal kamu berikan ketika diterima bekerja di sana. 

Dengan cara ini, kamu akan diberikan poin plus dalam hal kesungguhan dalam melamar kerja. Tahu sendiri kan kalau seseorang yang bersungguh-sungguh itu baik banget di mata siapapun, termasuk HRD. Jadi, silakan lakukan riset sederhana untuk mengetahui segelintir informasi tentang perusahaan kamu. 

5. Atur Sosial Media Milikmu

Tips selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah dengan mengatur sosial media milikmu agar terlihat lumayan profesional. Silakan percantik semua sosial media yang sebelumnya telah dicantumkan pada persyaratan melamar kerja. Kamu bisa menggunakan metode yang disarankan oleh banyak orang. 

Misalnya saja nih, di Instagram, kamu bisa menjadikannya terlihat profesional dengan membuat konten yang relate dengan pekerjaan yang posisinya ingin kamu tempati. Contoh saja, jika kamu ingin menjadi seorang content writer, silakan lengkapi saja dengan konten yang berisikan tulisan kamu. 

Kamu bisa membuat carousel dengan berbagai tema yang menarik. Hal ini juga menjadi poin plus bagi kamu bahwa kamu juga memperhatikan tren, tidak ketinggalan update, dan lain sebagainya. Dengan ini, kamu bisa menarik perhatian HRD yang sewaktu-waktu bisa mengecek media sosial milikmu. 

6. Lamar Pada Posisi yang Realistis

Tips lainnya yang harus kamu lakukan adalah dengan melamar pada posisi yang tidak terlalu muluk dan ‘kegedean’. Misalnya nih, kamu merupakan salah seorang dari jutaan fresh graduate yang sedang kelimpungan ingin mendaftar atau melamar pekerjaan. 

Nah, dengan posisi kamu yang demikian—bukan tidak bisa—namun tidak masuk akal saja jika kamu melamar di posisi middle management dengan meminta gaji hingga dua digit. Kamu baru bisa melamar posisi tersebut, asalkan sudah punya jam terbang tinggi menjadi seorang manajer dan segala kualifikasinya kamu penuhi. 

Bagi fresh graduate yang mungkin untuk skripsian saja masih sering mengeluh, rasanya kurang tepat jika langsung melamar pada posisi yang tinggi dalam suatu perusahaan. Bisa juga sih, asalkan kamu punya orang dalam atau perusahaannya adalah milikmu sendiri. 

Jadi, dari bawah dulu, ya. Sabar saja, nanti juga tinggi sendiri jabatannya kalau kamu konsisten dan kinerja kamu oke punya. 

Nah, itulah uraian tentang persyaratan melamar kerja sekaligus tips yang harus kamu lakukan jika ingin diterima kerja. Selamat melamar pekerjaan~

Bagikan:

Tinggalkan komentar