4 Perbedaan Uber dan Grabcar, sebelum Akuisisi Uber!

Kamu yang sering menggunakan transportasi online mungkin hafal di luar kepala perbedaan Uber dan Grabcar. Baik Uber dan Grabcar merupakan dua layanan transportasi berbasis mobile yang sangat populer. Kehadiran kedua platform tersebut disambut hangat warga Indonesia di tengah semakin meningkatnya jaringan transportasi negara.

Apa yang Dimaksud dengan Uber dan Grabcar?

Sebelum ada Uber dan Grabcar, masyarakat mengandalkan angkutan umum sebagai pendukung mobilitas. Transportasi jarak dekat yang banyak dipilih adalah angkutan kota, ojek pengkolan sampai becak. Beda lagi dengan transportasi jarak jauh yang lebih mengandalkan kereta api, bus antar kota atau pesawat terbang.

Pertumbuhan teknologi yang semakin membaik membuat beberapa pihak menciptakan aplikasi platform transportasi. Aplikasi tersebut memungkinkan penggunanya memesan ojek atau taxi melalui smartphone/gadget mereka secara daring.

Dari sekian banyak aplikasi penyedia transportasi terbaik kita mengenal Grab Car atau Uber. Kedua aplikasi tersebut diciptakan dan dijalankan oleh dua perusahaan yang berbeda sebelum akhirnya Uber di Asia Tenggara diakuisisi oleh Grab tahun 2018 lalu.

Perbedaan Uber dan Grabcar

Sebelum resmi berhenti beroperasi di Indonesia, Uber pernah sangat berjaya terutama di Jakarta. Pengguna Uber sangat banyak karena kemudahan layanan dan tarifnya yang terjangkau. Kamu yang mau nostalgia, yuk simak perbedaan antara Uber dan Grabcar di bawah ini:

1. Basis Layanan

Perbedaan Uber dan Grabcar yang pertama bisa kita lihat dari basis layanan. Di Indonesia, Uber mungkin sudah tidak bergaung sama sekali karena pelayanannya sudah ditutup dan berganti menjadi Grab.

Sementara itu, saingan utama Grab adalah Gojek yang menyediakan layanan GoCar, GoRide dan sebagainya. Go Ride adalah layanan pemesanan ojek online dengan fitur mobile yang sangat mudah dan cepat.

Kembali lagi ke Uber, tahukah kamu jika Uber merupakan perusahaan yang ditemukan dan berdiri pertama kali di Amerika Serikat? Alhasil, basis layanan utama Uber berada di Amerika Serikat. Jika kamu bisa menemukan Go-Ride dengan mudah di Indonesia maka kamu lebih mudah menemukan Uber di Amerika Serikat.

Lantas, bagaimana dengan Grab? Sebelum dikenal sebagai GrabCar dahulu orang menyebut layanan mereka dengan GrabTaxi. Perusahaan pemesanan kendaraan daring tersebut basisnya di Singapura. Setelah semakin maju dan terkenal, Grab mulai meluaskan marketing mereka hingga ke seluruh negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

2. Ketetapan Tarif

Perbedaan Uber dan Grabcar
Perbedaan Uber dan Grabcar
Gambar: Tribunnews.com

Selanjutnya, perbedaan Uber dan Grabcar bisa dilihat dari tarifnya. Kamu yang sering bergantian menggunakan GoCar drive, GrabCar dan Uber mungkin bisa membedakan ketetapan tarif antara ketiga platform tersebut. Tarif yang ditetapkan oleh Uber masih menggunakan argo seperti taxi pada umumnya. Kondisi tersebut membuat tarif transportasi Uber menjadi sangat membengkak terutama ketika macet.

Berbeda dari Uber, tarif yang ditetapkan oleh GrabCar sudah fix sejak awalnya. Pengguna bisa melihat sendiri berapa besar tarif yang harus mereka bayar kemudian memilih jenis pembayaran yang diinginkan. Grab menyediakan banyak metode pembayaran tidak hanya tunai.

3. Jenis Layanan

Perbedaan Uber dan GrabCar selanjutnya ada pada jenis layanannya. Grab menawarkan beberapa layanan transportasi dengan mobil yakni GrabCar, sewa GrabCar dan GrabCar Plus.

Kamu yang ingin bepergian jauh tapi malas mencari tempat rental bisa menggunakan fitur sewa GrabCar. Tidak hanya menyewakan mobil, sewa GrabCar juga menyediakan sewa pengemudinya.

Lantas, apa saja jenis layanan dari Uber? Uber menyediakan layanan yang tidak kalah beragamnya seperti UberX, UberBlack sampai UberXL. Masing-masing layanan dikenakan tarif dan ketentuan yang berbeda.

4. Uber Gift Card Vs GrabPay (OVO)

Perbedaan Uber dan GrabCar terakhir adalah dompet digitalnya. Dahulu, pengguna Uber wajib membayar tagihan menggunakan kartu kredit namun mengikuti permintaan pasar mereka mulai menyediakan pembayaran tunai dan digital.

Pembayaran digital pada Uber dikenal sebagai Uber Gift Card. Pengguna bisa mengisi saldo dan menggunakan saldo tersebut untuk berbagai kebutuhan bukan hanya membayar ongkos kendaraan saja.

Sementara itu, GrabCar memiliki dompet digital sendiri yakni OVO. Pengguna bisa mengisi saldo OVO mereka melalui aplikasi Grab maupun aplikasi OVO. Pembayaran menggunakan OVO biasanya menawarkan banyak promosi seperti cashback atau diskon.

Itulah beberapa perbedaan Uber dan GrabCar. Karena sekarang Uber sudah diakuisisi oleh Grab, sangat mustahil bagi kamu menemukan layanan Uber di tanah air. Silahkan manfaatkan layanan atau platform pemesanan alat transportasi daring yang tersedia seperti Gojek atau Grab.

Bagikan:

Tinggalkan komentar