Opportunity dalam SWOT : Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Dalam menjalankan suatu bisnis maupun usaha, kehadiran analisis SWOT memang penting adanya. Salah satu bagian yang penting untuk dipertimbangkan adalah opportunity dalam SWOT yang menjadi satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Masing-masing komponen di dalamnya, tentu sangat penting bagi usaha dan bisnis agar tetap bisa berjalan

Tapi sebenarnya, apa yang dimaksud dengan analisis SWOT? Secara sederhana, analisis SWOT digunakan dalam dunia bisnis maupun usaha untuk mengetahui dan merinci lebih dalam mengenai kekuatan, kelemahan, peluang, dan juga ancaman dari faktor internal maupun eksternal suatu bisnis.

Ini penting untuk dilaksanakan. Walaupun terdengar sederhana, namun dampak yang ditimbulkan jika analisis SWOT dilakukan, maka akan berefek jangka panjang terhadap peningkatan perkembangan suatu perusahaan.

Salah satu yang penting, tentunya opportunity. Akan tetapi, apa sih sebenarnya opportunity di dalam analisis SWOT itu? Berikut ini ulasannya.

Pengertian Opportunity dalam SWOT

Kepanjangan dari SWOT adalah strength, weakness, opportunity, dan threat. Nah, opportunity, sebagaimana telah disebutkan, merupakan satu bagian atau satu komponen penting di dalam analisis SWOT.

Secara definitif, opportunity dalam analisis SWOT merupakan beberapa hal di luar perusahaan atau eksternal yang akan mempengaruhi perkembangan bisnis dan usaha yang sedang dijalankan. Dalam bahasa Indonesia, opportunity bisa diartikan sebagai peluang.

Itu secara definisinya. Tapi, bagaimana jika dalam prakteknya? Oke langsung saja tak jelaskan, begini. Dalam suatu usaha, pasti sudah ada di benak para pemiliknya untuk menyasar target pasar yang lebih luas dan tinggi.

Pada pasar yang luas dan target yang lebih tinggi tersebut, sebelumnya atau secara bersamaan, pasti sudah ada orang yang mengisinya. Dan biasanya sudah menjadi top mind dari para pelanggan. Ibaratkan saja ia sebuah tembok yang sangat tinggi dan didalamnya ada pasar yang sangat luas untuk dijadikan target pemasaran.

Opportunity sendiri, fungsinya adalah untuk mengetahui apakah bisnis dan usaha yang dijalankan memiliki suatu nilai khusus yang menjadikannya bisa memasuki suatu celah maupun ceruk bolong yang ada dalam tembok besar dan tinggi sebuah pasar.

Nantinya, di dalam opportunity akan dirinci perihal apa saja yang bisa diraih, bisa ditembus, dan bisa dicapai oleh bisnis dan usaha yang sedang kamu jalani. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahuinya terlebih dahulu agar perencanaan usaha dan bisnis kedepannya bisa lebih tepat sasaran.

Jika sudah diketahui, baru poin-poin yang bisa dimasukkan ke dalam opportunity.

Manfaat Opportunity dalam Analisis SWOT

opportunity dalam SWOT
Opportunity dalam SWOT

Opportunity dalam SWOT merupakan suatu analisis yang penting untuk dilakukan. Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika melakukan analisis terhadap peluang atau opportunity di dalam analisis SWOT. Berikut ini adalah poin-poinnya.

  • Mengetahui kesempatan apa saja yang bisa diraih.
  • Mengetahui ceruk pasar mana yang bisa dimasuki.
  • Mengetahui celah agar produk sendiri bisa laku keras di pasaran.
  • Tahu mengenai perkembangan tren dan permintaan dari pasar sesuai dengan bidang bisnis yang sedang digeluti.
  • Bisa menjelaskan tentang kondisi, perilaku, dan apa yang menjadi permintaan terbesar dalam lingkungan pasar.
  • Mengetahui budaya konsumen dalam pasar yang ingin dituju.
  • Serta tahu apakah teknologi yang tepat guna untuk bisa mengembangkan bisnis maupun usaha agar lebih baik lagi.

Contoh Opportunity dalam SWOT

Agar pemahaman bisa lebih lengkap, lebih baik langsung saja amati beberapa contoh SWOT dalam komponen opportunity berikut ini.

1. Contoh Opportunity dalam SWOT Diri Sendiri

Materi analisis SWOT ternyata tidak hanya ada untuk bidang suatu usaha dan bisnis saja. Melainkan bisa juga digunakan untuk menganalisis diri sendiri. Nah, untuk komponen atau bagian opportunity, begini contohnya.

Contoh opportunity diri sendiri :

  • Bisa masuk ke dalam industri kreatif.
  • Bisa menghasilkan banyak uang dengan industri kreatif.
  • Mampu menjadi penulis SEO profesional yang banyak dicari.
  • Mengembangkan kemampuan kepenulisan
  • Aktualisasi bakat menulis yang lebih luas

Jadi, untuk analisis SWOT pada diri sendiri, kamu hanya perlu menuliskan beberapa peluang yang sesuai dengan komponen strength yang kamu miliki.

2. Contoh Opportunity dalam Usaha Makanan

Contoh opportunity dalam usaha makanan, bisa seperti ini:

  • Bisa menjadi top mind makanan tradisional masyarakat
  • Menjadi satu-satunya rujukan tempat makanan tradisional di daerah
  • Pengembangan usaha menjadi banyak cabang tempat makanan usaha tradisional

Nah, jadi begitulah beberapa ulasan tentang opportunity dalam SWOT yang bisa kamu pahami dan pelajari. Semoga membantu!

Bagikan:

Tinggalkan komentar