Ketahui Modal Usaha Ternak Sapi yang Dibutuhkan

Ternak sapi merupakan salah satu bisnis yang sangat menjanjikan. Hanya dengan beberapa ekor sapi saja sudah bisa meraup keuntungan hingga jutaan rupiah. Hal ini karena hampir semua bagian sapi bisa berubah menjadi uang mulai dari daging, susu, kikil, jeroan, kulit, hingga kotorannya sekalipun.

Sayangnya modal usaha ternak sapi tidak sedikit. Walaupun demikian, kamu bisa menabung terlebih dahulu atau juga bisa pinjam uang dan cara lainnya.

Modal Usaha Ternak Sapi

Kalkulasi ternak sapi dapat dimulai dengan menetapkan modal awal sebagai berikut: 

Modal usaha ternak sapi yang dibutuhkan:

  1. Pembelian bibit sapi usia 2 tahun @Rp 10.000.000 x 5 ekor = Rp 50.000.000. 
  2. Sewa tanah per tahun = Rp 5.000.000. 
  3. Biaya pembuatan kandang = Rp 8.000.000. 
  4. Biaya pembelian peralatan yang dibutuhkan seperti tempat minum, tempat makan, alat kebersihan kandang, selang, timba, dan lain lain = Rp 1.000.000. 

Total : Rp 64.000.000 

Biaya operasional usaha ternak sapi: 

  1. Biaya pembelian pakan konsentrat dan tambahan lainnya per bulan = Rp 3.500.000. 
  2. Vaksin @Rp 15.000 x 5 ekor = Rp 75.000. 
  3. Biaya pembelian vitamin dan obat obatan = Rp 500.000. 
  4. Peralatan kawin Rp 200.000. 
  5. Biaya lain lain seperti, listrik, dan air per bulan Rp 500.000. 
  6. Biaya transportasi sewa truk untuk pengiriman sapi = Rp 2.000.000.

Total = Rp 6.775.000. 

Pendapatan dari usaha ternak sapi:

Dari analisa usaha ternak sapi betina 2 ekor dan sapi jantan 3 ekor dalam setahun bisa menghasilkan 3 ekor anak sapi. Usia awal bibit sapi adalah 1.5 tahun ditambah 1 tahun menjadi 2.5 tahun. Sapi sudah masuk usia siap jual. Jenis sapi yang bisa dijual adalah sapi jantan maka : 

2 ekor sapi jantan tipe C x Rp 18.000.000 = Rp 36.000.000.

Pendapatan bersih : 

Omset ternak sapi – biaya operasional 

Rp 36.000.000 – Rp 6.775.000 = Rp 29.225.0000. 

Gambaran modal diatas merupakan jenis usaha ternak sapi manual, sehingga tidak terlalu membutuhkan peralatan sebab masih menggunakan cara tradisional. 

Cara Mendapatkan Modal Usaha Ternak Sapi

modal usaha ternak sapi
modal usaha ternak sapi

Bisnis ternak sapi bagi pemula terasa berat bagi beberapa orang sebab membutuhkan modal awal yang besar hingga puluhan juta rupiah. Namun jangan berkecil hati apabila modal kami hanya sedikit ada beberapa cara untuk mendapatkan modal tambahan diantaranya : 

  1. Cara mendapatkan modal usaha ternak yang pertama adalah dengan meminjam di bank. Mencari pinjaman bank adalah salah satu alternatif mendapatkan tambahan modal. Carilah pinjaman melalui bank negeri dan memanfaatkan fasilitas yang diberikan seperti KUR BRI. Kalau bisa cobalah cari pinjaman 0% bunga, alias pakai sistem bagi hasil yang lebih meringankan. Kalau untung sama untung, kalau rugi sama rugi.
  1. Sistem ternak gaduh. Cara kerja sistem ini adalah kamu sebagai peternak menyiapkan kandang, merawat, dan memberi makan sapi dari pemilik ternak. Biasanya kamu akan diberikan sepasang atau lebih yang kemudian dirawat ketika masuk musim penjualan akan dilakukan pembagian penghasilan sesuai perjanjian. Bisa berupa anak sapi atau uang. Biasanya sistem gaduh berukuran skala rumah tangga. 
  1. Cara mencari modal usaha ternak sapi yang selanjutnya adalah dengan menggadaikan aset. Menggadaikan aset berharga seperti tanah, kendaraan, logam mulia, atau rumah ke lembaga Pegadaian resmi.

    Kamu bisa menebus aset yang digadaikan dengan hasil keuntungan penjualan sapi. Tapi perlu diperhatikan ada batas waktu penebusan jadi jangan sampai lupa atau terlewat kalau tidak mau aset kamu hilang. Misalnya belum sanggup menebus kamu bisa memohon perpanjangan waktu sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. 
  1. Menjual aset berharga dan properti, berbeda dengan Pegadaian jika dijual kamu tidak bisa mendapatkan aset itu kembali namun keuntungan yang nanti diperoleh bisa digunakan untuk membeli aset yang baru.

Nah, begitulah kira-kira cara mencari modal usaha ternak sapi yang bisa kamu lakukan. Kamu juga bisa lho dengan mengajukan proposal usaha untuk mencari investor.

Untung Rugi Ternak Sapi

Untung Rugi Ternak Sapi
Untung Rugi Ternak Sapi

Setiap bisnis yang dijalankan pasti memiliki resiko tak terkecuali dengan ternak sapi. Berikut adalah beberapa gambaran untung rugi ternak sapi. 

Untung Ternak Sapi

  1. Prospek usaha ternak sapi potong untuk diambil dagingnya sangat besar. Terutama ketika masuk bulan idul adha permintaan dan harga jual sapi meningkat tajam. 
  1. Dimanfaatkan untuk diambil susunya. Prospek turunan olahan sapi sangat banyak dan selalu memiliki penggemar. 
  1. Kulit sapi bisa dijadikan sebagai kerajinan tangan dan makanan. 
  1. Kaki dan buntut sapi bisa dijadikan sebagai makanan. 
  1. Jeroan sapi merupakan bagian yang enak dan banyak dikonsumsi masyarakat. 
  1. Harga jual tinggi. 
  1. Kotorannya bisa dijual untuk dijadikan pupuk. 
  1. Jarang sakit. 

Rugi Ternak Sapi

  1. Modal usaha ternak sapi yang dibutuhkan besar. Harga bibitnya saja sangat mahal untuk unggulan per ekor bisa menyentuh angka belasan juta hingga puluhan juta rupiah.
  1. Membutuhkan lahan dan kandang yang besar. 
  1. Jika sapi mati tidak bisa dijual dan dibuang percuma. 
  1. Kotoran sapi menimbulkan bau tidak sedap karena mengandung gas metana. Jika tidak segera dibersihkan bisa mengganggu sistem pernapasan manusia, apabila tidak diolah secara benar kotoran sapi bisa meledak akibat gas metana terkonsentrasi dalam satu titik.
  1. Ketersediaan pakan hijau bergantung pada alam jika musim hujan pakan melimpah sedangkan musim kemarau pakan menipis. 

Jika dilihat dan dipelajari dengan seksama ternyata modal usaha ternak sapi yang di awal besar tidak seberapa dengan keuntungan yang bisa diraup, dari puluhan juta rupiah bisa berubah menjadi ratusan juta rupiah. 

Bagikan:

Tinggalkan komentar