Modal Usaha Ayam Petelur 1000 Ekor & Analisis Keuntungan

Bisnis ayam petelur memang lumayan menjanjikan. Apalagi kalau kamu memelihara 1000 ekor ayam petelur. Wah, beberapa bulan bisa langsung naik haji sih kayaknya. Bagi kamu yang baru ingin memulai, setelah ini akan disediakan referensi modal usaha ayam petelur 1000 ekor untuk kamu ketahui. 

Salah satu yang penting dalam bisnis itu adalah perencanaan. Nah, perencanaan itu juga mencakup modal untuk usaha. Kalau kamu ingin bikin usaha ayam petelur, maka yang harus kamu ketahui adalah modal untuk bikin usaha ayam petelur. Tapi sekadar informasi, nominalnya lumayan gede, loh. Bahkan lele aja kalah gede modalnya. 

Soalnya begini, pembuatan kandang ayam petelur 1000 ekor itu butuh banyak bahan. Harga ayamnya juga lumayan gede. Belum lagi makanan plus vitamin agar tumbuh kembang ayam petelur bisa optimal dan bisa bertelur setiap hari. Tapi, kalau niat udah di dada, mau susah kayak gimanapun, mending gas aja kan ya?

Kalau iya, simak rincian modal usaha ayam petelur 1000 ekor yang akan diulas berikut ini. 

Modal Usaha Ayam Petelur 1000 Ekor

Ada beberapa kebutuhan yang harus dirinci agar mendapatkan hitungan modal yang tepat untuk bikin usaha ayam petelur. Apalagi 1000 ekor. Menghitungnya harus benar. Salah sedikit, eman banget sama uang yang keluar. Daripada salah-salah, perhatikan uraian berikut ini deh ya. 

1. Modal Lahan

Untuk lahan, yang harus kamu siapkan itu minimal 18×9 meter. Ukuran ini saya dapatkan dari beberapa informasi peternak yang udah lama berkecimpung dalam dunia telur-teluran. Kalau udah ada lahan segitu, kamu sangat diuntungkan. Kalau belum ada, gas aja sewa lahan kosong. 

Hitungannya bervariasi, katakanlah kalau satu meter tanah, sewa pertahunnya itu Rp 30.000. Artinya, kalau kamu sewa lahan 18×9 meter, duit yang kamu butuhkan adalah Rp 4.600.000 per tahunnya. 

2. Bikin Kandang

Biaya kedua yakni untuk bikin kandang ayam petelurnya. Untuk ukuran kandang ayam petelur kapasitas 1000 ekor bisa disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki seperti disarankan di atas, yakni 18×9 meter. Itu bisa kurang dan nggak bisa lebih. Ukurannya emang segitu. 

Selanjutnya, untuk bikin kandang, kamu harus penuhi adalah sebagai berikut. 

  1. Kayu 6 kubik: Rp 12 juta
  2. Seng 160 lembar: Rp 9,3 juta
  3. Bambu 125 set: Rp 17,5 juta
  4. Tandon air dan pipa 1 inci atau 5 inci: Rp 6 juta
  5. Sewa tukang: Rp 4 juta
  6. Lain-lain: Rp 2 juta

Nah totalin deh itu berapa. Kira-kira sekitar Rp 50, 8 juta. Mantep nggak tuh? Itu hanya untuk modal usaha ayam petelur 1000 ekor dari sisi pembuatan kandang. Masih ada biaya lain, kok. Tenang saja, duitmu akan banyak keluar untuk mendanai bisnis ini. Jadi, jangan takut tidak kehabisan uang. Biasanya habis kok uangmu, tenang saja. 

3. Biaya Pakan

modal usaha ayam petelur 1000 ekor
Modal usaha ayam petelur 1000 ekor

Modal usaha ayam petelur 1000 ekor selanjutnya adalah untuk biaya pakan. Ya iyalah biaya pakan masuk ke modal, untuk awal kan masih kosong dan masih belum ada apa-apa. Kecuali kalau ayam petelurmu mau diberikan bekas makanan atau sisa makanan. Itupun nanti nggak bakal sering bertelur. 

Menurut beberapa informasi, dalam sehari kamu paling tidak menghabiskan Rp 535 ribu untuk 1000 ekor ayam. Dan kamu bisa menyediakan pakan untuk dua bulan karena ayam petelur yang baru masuk kandang, nggak bakal bisa langsung bertelur. Paling nggak dibutuhkan dua bulan lah. 

Nah artinya, untuk biaya pakan ayam, kamu butuh sekitar Rp 32 juta untuk satu bulan. Kamu bisa tekan biaya ini dengan tanam jagung sendiri. Biaya itu bisa nyumbang 50% untuk komposisi pakan ayam. Jadi, tanamlah jagung agar bisa berhemat. Kalau malas tapi banyak duit, yaudah mending beli aja biar nggak repot. 

4. Beli Pullet

Modal usaha ayam petelur 1000 ekor yang selanjutnya adalah untuk beli atau biaya beli pullet. Pullet itu ayam ras yang masih muda tapi belum bisa bertelur. Nah, pullet ini, lumayan gede juga biayanya. Katakanlah kalau rata-rata pullet di setiap daerah itu Rp 70 ribu.

Kalau dikalikan 1000 ekor, artinya kamu butuh Rp 70 juta buat beli ayam yang belum bisa bertelur. Dan pullet inilah yang harus kamu rawat sampai dia bersedia untuk bertelur. 

5. Total Biaya

Nggak ini bukan tambahan lagi, tapi hanya ingin meringkas modal usaha ayam petelur 1000 ekor secara keseluruhan. Berikut ini totalnya:

Rp 4,6 juta + Rp 50,8 juta + Rp 32 juta + Rp 70 juta = Rp 157, 4 juta rupiah. Lumayan gede nggak sih? Bisa buat beli mobil. Tapi, ya mending buat usaha lah, kalau buat mobil doang, rugi. Tiap tahun harus bayar pajak, beli bensin, dan lagi mesti ada biaya penyusutan. Mending buat ternak ayam kan? 

Itu untuk modal usaha ayam petelur 1000 ekor secara rinci dan sekaligus total biayanya. Sekarang, tentu kamu harus tahu kira-kira berapa keuntungan dari modal ayam petelur yang besar banget itu. 

Analisa Keuntungan Ayam Petelur 1000 Ekor

Ada beberapa hal yang harus dihitung dulu. Begini hitungan lengkapnya. 

  1. Biaya pakan Rp 535 ribu per hari
  2. Hasil telur 1 bulan 50 kilogram per hari untuk 1000 ekor ayam
  3. Harga telur rata-rata Rp 20 ribu per kilogram 

Dengan data itu, maka bisa hitungan yang bisa dilakukan begini. 

  1. Hasil telur dalam 30 hari: (50×30)*20.000 = Rp 30 juta
  2. Biaya pakan sebulan: Rp 535 ribu x 30 hari = Rp 16 juta (dibulatkan)
  3. Gaji karyawan (kalau punya): Rp 1,9 juta tergantung UMR setempat

Nah kalau gitu, hasil bersih satu bulan yang bisa kamu dapatkan adalah sebagai berikut. 

Rp 30 juta – (Rp 16 juta + Rp 1,9 juta) = Rp 12,1 juta perbulan. 

Itu ukuran idealnya loh ya. Risiko telur ayam mampet alias nggak mau bertelur atau ayam sakit, dan lain yang sejenisnya memang belum dihitung. Tapi, kurang lebih segitu. Semoga artikel mengenai modal usaha ayam petelur 1000 ekor bermanfaat~

Bagikan:

Tinggalkan komentar