Cara Jitu Identifikasi Peluang Usaha Baru Plus Contohnya

Kamu punya modal yang banyak, juga memiliki tekad untuk membangun bisnis baru. Namun, kedua hal tersebut masih belum cukup tanpa identifikasi peluang usaha baru. Proses identifikasi atau analisis berfungsi untuk meneliti bagaimana prospek usaha baru kamu di masa depan.

Apa usaha baru tersebut memiliki prospek yang bagus dan bisa berkembang dengan baik? Atau sebaliknya, kamu justru mendapatkan banyak kerugian yang diakibatkan dari ketidaksempurnaan perencanaan.

Cara Jitu  Identifikasi Peluang Usaha Baru

Apa bidang usaha yang ingin kamu kembangkan saat ini? Apa kamu berminat mencoba bisnis kuliner yang punya basis pelanggan di seluruh Indonesia? Atau punya ide bisnis lain yang masih direncanakan?

Supaya bisnis kamu tidak berakhir menjadi usaha gagal yang mengecewakan, yuk simak tips jitu identifikasi peluang bisnisnya berikut ini:

1. Gali dan Analisis Seluruh Informasi yang Tersedia

Sama seperti melamar pekerjaan atau mendaftar sekolah, kamu juga membutuhkan banyak informasi sebelum merintis usaha baru. Salah satu babak baru atau fase kehidupan yang penuh resiko dan tantangan.

Gali dan analisis informasi fisik atau data digital yang tersedia hingga kamu benar-benar memahami bisnis macam apa yang ingin dikembangkan. Setelah kamu benar-benar yakin, aplikasikan pengetahuanmu untuk membangun bisnis yang solid dan menguntungkan.

Kamu juga bisa mempelajari analisis usaha pada artikel kami yang ini, cek di link berikut.

Baca juga: Mari Pelajari Analisa Usaha Studio Photo

2. Jadikan Proyek Masa Lalu Sebagai Bahan Acuan

Analisis peluang usaha baru bukan hal yang sulit bagi mereka yang pernah mencicipi pahit getirnya berwirausaha. Kamu hanya perlu menjadikan keberhasilan atau kegagalan proyek masa lalu sebagai acuan utama mengembangkan usaha baru.

Ambilah hal positifnya dan pelajari kelemahannya supaya tidak terjadi lagi pada bisnis baru ini. Namun pastikan kembali jika bisnis baru yang kamu kembangkan masih satu tipe dengan bisnis lama.

Contohnya, dahulu kamu mengembangkan bisnis ayam geprek lantas sekarang kamu beralih pada bakso. Keduanya, merupakan jenis bisnis yang berbeda tapi masih satu tipe yakni bisnis makanan.

3. Cermati dan Pelajari Tren Industri

Mempelajari bisnis lamamu mungkin belum cukup untuk identifikasi peluang usaha baru yang bagus dan menguntungkan. Oleh karenanya, kamu masih membutuhkan pembelajaran baru terutama mengenai tren industri yang sedang berkembang saat ini.

Apa bisnis baru yang sedang kamu usahakan ini sesuai dengan tren industri sekarang? Atau justru bertolak belakang?

4. Kenali Target Marketing dan Kompetitor

Identifikasi peluang usaha tidak melulu tentang mempelajari teknik bisnis saja tapi juga mengenali kompetitor dan target marketing. Keduanya merupakan bagian bisnis yang tidak terpisahkan.

Proses pengenalan target marketing juga kompetitor bisnis bukan hal mudah. Kamu mungkin harus melakukan banyak penelitian hingga menemukan titik tengahnya.

Oiya, bagi kamu yang penasaran sama pertanyaan tentang ide dan peluang usaha bisa baca di sini: Pertanyaan tentang Ide dan Peluang Usaha

Contoh Identifikasi Peluang Bisnis Makanan

Identifikasi Peluang Usaha Baru Makanan
Identifikasi Peluang Usaha Baru Bisnis Makanan

Sebelumnya kami telah menjelaskan tips jitu mengidentifikasi peluang usaha baru. Kali ini, pelajarilah step by step identifikasi bisnis makanan baru di bawah ini:

1. Mengenal dengan Baik Kelebihan dan Kelemahan Produk

Ketika kamu berpikir bisnis makanan, apa produk pertama yang kamu pikirkan dan inginkan untuk dibuat lapangan pekerjaannya? Apa kamu tertarik membangun bisnis frozen food, makanan mentah, setengah jadi atau matang?

Setelah yakin memilih tipe produknya, lantas apa saja kelebihan dan kelemahan dari produk tersebut? Bagaimana solusi pemecahan masalahnya? Kamu harus memilih semua jawaban dari pertanyaan tersebut.

2. Memiliki Gambaran Jelas tentang Perangkat yang Dibutuhkan

Proses identifikasi peluang usaha baru bisa berjalan cepat atau lambat tergantung bagaimana kamu menyikapinya. Misalnya kamu merencanakan bisnis mie ayam dengan target marketing masyarakat kelas menengah ke bawah. Silahkan kamu analisis perangkat bisnis apa saja yang diperlukan?

Kebutuhan perangkat bagi bisnis makanan sangat mutlak, kamu tidak bisa mengolah makanan tanpa kompor dan kenceng bukan? Kamu juga tidak bisa mendinginkan bahan baku tanpa lemari es.

3. Mempunyai Hasil Riset Konsumen Potensial

Bisnis makanan mungkin memiliki potensi pasar yang besar karena setiap orang butuh makanan. Permasalahannya, apa jenis makanan yang coba kamu jual? Bisakah makanan tersebut diterima semua orang bahkan anak-anak?

Dapatkan jawaban itu setelah melaksanakan riset konsumen potensial. Kalau produk yang kamu jual adalah permen kapas atau cookies, maka konsumen potensialnya adalah anak-anak.

Itu saja penjelasan kami mengenai identifikasi peluang usaha baru. Silahkan kamu pelajari dan ambil semua manfaat positifnya agar bisnis yang kamu geluti berakhir dengan sukses.

Bagikan:

Tinggalkan komentar