Contoh Promosi Jabatan, Rotasi Jabatan, Demosi & Mutasi

Sebagai seorang karyawan tentu promosi jabatan adalah hal yang penting. Bagi karyawan mungkin mereka ingin berlomba-lomba agar segera mendapat jabatan yang lebih. Tapi, saudara-saudara, di dunia karyawan tentu bukan hanya promosi jabatan lho. Masih ada hal lain yang perlu kamu tahu, dan berikut ini ulasan karyawan, dari rotasi sampai contoh promosi jabatan.

Perlu kamu tahu, pengembangan karir bagi seorang karyawan dari sebuah perusahaan adalah hal yang wajar. Jadi buat karyawan yang memiliki dedikasi yang tinggi, kualitas kerja yang tak bisa dianggap kacangan, sampai prestasi layak untuk diberi promosi jabatan. Promosi jabatan ini bisa juga diraih karyawan yang punya pengalaman dan keahlian lebih dibanding karyawan lainnya.

Contoh Promosi Jabatan di Perusahaan

Sebuah perusahaan, seperti yang saya tulis di atas, sangat wajar untuk memberikan promosi jabatan untuk karyawannya. Hal ini tentu bisa dilakukan oleh pejabat tinggi sebuah perusahaan untuk pejabat di bawahnya.  Selain itu, setiap perusahaan juga mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP) masing-masing dalam hal promosi jabatan.

Jadi, contoh promosi jabatan di perusahaan itu begini. Misalnya, kamu itu seorang manajer, katakanlah. Lalu kamu menawarkan karyawan bawahan kamu untuk promosi jabatan. Dan penawaran itu diajukan ke pejabat tertinggi di sebuah perusahaan. Atau posisinya di balik.

Misalnya, kamu sudah sangat loyal terhadap perusahaan tempatmu bekerja. Kamu punya dedikasi tinggi, prestasi, dan selalu membuat bos bahagia karena kinerja yang tak mengecewakan. Syahdan, atasan kamu itu memberikan promosi jabatan ke kamu.

Promosi jabatan juga ada di kalangan PNS. Contoh promosi jabatan PNS itu antara lain dari kepala seksi menjadi kepala dinas. Atau ada juga dari kepala dinas naik menjadi asisten walikota. Begitulah kira-kira.

Mungkin kamu tertarik: contoh promosi diri fresh graduate SMK

Contoh Kasus Promosi Jabatan

contoh promosi jabatan
Contoh Promosi Jabatan

Setiap karyawan atau staff tentu saja mendambakan bisa mendapat promosi jabatan dari atasannya. Hal itu bisa saja terjadi jika ia seperti yang saya tulis di atas: punya prestasi, keahlian yang mumpuni, dan pengalaman yang bukan kaleng-kaleng.

Namun proses promosi jabatan ini tak selamanya mulus. Bahkan promosi jabatan ini justru bisa menimbulkan masalah tersendiri buat karyawan itu. Lho kok? Jadi begini gaes, orang yang mendapat promosi jabatan bisa jadi akan naik jabatannya. Tapi secara kompetensi berbeda. Makanya selain memberi contoh promosi jabatan, saya kasih tahu juga kasus-kasusnya.

Misalnya dari yang biasanya hanya mengurusi customer service, tiba-tiba mendadak harus menjadi manajer di divisi tertentu. Selain itu, kasus yang boleh jadi muncul tatkala kamu dipromosikan jabatan adalah posisi kamu yang baru itu sebagai tumbal.

Jadi begini, okelah katakanlah kamu promosi jabatan untuk mengisi jabatan tertentu alias warisan. Tentu kamu bakalan senang karena naik pangkat. Tapi bersamaan dari itu kamu juga bakal dibikin repot karena tugas-tugas warisan dari jabatan yang ditinggalkan itu. Mau ataupun tidak, kamu harus bisa menyelesaikan tugas yang belum sempat dirampungkan si pejabat sebelumnya.

Contoh Alasan Promosi Jabatan

Setelah saya berikan contoh promosi jabatan, tentu tidak pas kalau tidak memberikan alasan karyawan harus diberikan promosi jabatan secara lebih lengkap lagi. Ada beberapa alasan yang membikin karyawan itu perlu untuk promosi jabatan. Alasan pertama tentu saja loyalitas.

Karyawan yang loyal terhadap perusahaan ia bukan tidak mungkin akan mendapatkan promosi jabatan. Lalu karyawan yang kreatif dan inovatif, juga akan mendapat peluang promosi jabatan. Kreatif dan inovatif di sini juga erat kaitannya dengan karyawan yang cerdas memberikan solusi ketika perusahaan mendapat masalah. Selain itu juga tentu karyawan yang memiliki masa kerja lebih lama dari yang lain.

Baca juga: aplikasi buat promosi iklan

Contoh Rotasi Jabatan

contoh promosi jabatan
Contoh promosi jabatan, rotasi jabatan, demosi jabatan, mutasi jabatan

Menurut Wahyudi (2002), rotasi jabatan ini cukup penting. Sebab memiliki tujuan di antaranya melahirkan keseimbangan antara pekerja dengan jabatan di sebuah perusahaan. Sehingga hal ini juga menjamin kondisi tenaga kerja agar lebih stabil. Dan pada akhirnya juga membuka kesempatan buat pekerja promosi jabatan.

Nah selain saya akan kasih tahu contoh promosi jabatan, saya akan dengan senang hati akan ngasih tahu ke kamu contoh job rotation. Namun sebelum itu, saya ingin kasih tahu dulu, bahwa rotasi jabatan ini tidak hanya perkara naik atau turun atau dipindah ke jabatan lain. Melainkan juga dipindah ke kantor lain pun dengan jabatan yang berbeda.

Semisal, Pak Rohmat semula menjadi Kepala Pelayanan di Kantor Pelayanan Pajak Bojonegoro kemudian dipindah tugas menjadi Kepala Seksi Pelayanan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi.

Contoh Demosi Jabatan

Selain naik jabatan, seorang karyawan atau staff juga tidak menutup kemungkinan untuk turun jabatan. Di dunia kerja istilahnya demosi jabatan. Karyawan yang mengalami demosi jabatan tentu karena beberapa pertimbangan. Misal karena si staff tersebut mengalami penurunan kinerja.

Contoh kasus demosi jabatan itu seperti ini. Misalnya, kamu awalnya menjabat sebagai seorang eksekutif sekretaris. Namun karena kualitas kerja kamu yang menurun, kamu sudah kurang produktivitasnya, kamu juga punya potensi turun menjadi admin, misalnya. Mengalami demosi jabatan tentu tidak diidam-idamkan seorang karyawan, makanya kalau kamu enggak mau didemosi, pertahankan kualitas kerja kamu.

Contoh Mutasi Jabatan

Mutasi jabatan ini sebetulnya hampir mirip dengan rotasi jabatan. Hanya saja bedanya mungkin orang yang mutasi jabatan bisa saja tetap menjabat dengan posisi yang sama. Namun begitu lokasi kerjanya berbeda alias dimutasi. Jadi sama sekali tidak mengalami kenaikan pangkat atau demosi.

Mutasi jabatan ini juga mempunyai manfaat yang cukup signifikan. Salah satunya adalah untuk memberikan ruang kepada tenaga kerja baru. Selain itu juga memberikan jaminan kepada pekerja agar tidak kehilangan pekerjaan. Mutasi pekerjaan kerap terjadi di lingkungan pemerintahan. Misalnya Pak Santoso menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, kemudian ia dimutasi untuk menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan.

Demikianlah serba-serbi dunia kerja, terutamanya pada karyawan maupun staff. Mulai dari contoh promosi jabatan, rotasi jabatan, demosi, mutasi, hingga tak luput pula saya berikan contoh promosi jabatan. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat buat kamu ya, dan selamat bekerja.

Bagikan:

Tinggalkan komentar