4 Contoh Konsep Iklan Produk Sederhana & Menarik

Pada semua jenis bisnis, pada kenyataannya membutuhkan iklan untuk mempromosikan produk. Aktivitas tersebut diperlukan guna memperkenalkan dan menarik minat pelanggan terhadap produk. Dalam hal ini, kamu harus mengetahui contoh konsep iklan produk dan memahaminya untuk kelancaran bisnis. 

Tak bisa dipungkiri bahwa persaingan pasar adalah ancaman kelangsungan bisnis. Dengan banyaknya kompetitor, kamu harus gencar mengkampanyekan produk agar banyak yang membeli. Dibalik bisnis yang sukses pasti memanfaatkan iklan produk. Yuk ketahui contoh konsep iklan produk yang menarik. 

Cara Membuat Konsep Iklan Produk

Cara membuat konsep iklan produk agar terlihat menarik dan dilirik pembeli potensial, kamu bisa ikuti beberapa cara berikut sebagai contoh konsep iklan produk.

1. Menentukan Konsep Media Iklan

Tempat beriklan untuk mempromosikan produk harus tepat dan dapat dijangkau pembaca. Misalnya radio, internet, pamflet, spanduk, reklame iklan yang disebar di tempat ramai dilewati orang. Sebagai tambahan, mengiklankan produk di sosial media juga harus kamu coba.

2. Membuat Judul atau Slogan  

Judul dan slogan merupakan poin penting dalam beriklan. Judul yang unik dan slogan yang berbeda dapat mempengaruhi minat seseorang membaca iklan. Jadi, pastikan judul dan slogan yang kamu buat tidak monoton, singkat, jelas dan padat. Tidak bertele-tele yang penting inti pesan dari iklan tersebut tersampaikan. 

Contoh slogan dari beberapa iklan merek terkenal di Indonesia. 

  1. Healthy Inside, Fresh Outside (You C1000)
  2. Persembahan Dari Alam (Teh Kotak)
  3. Apapun Makanannya, Minumannya Teh Botol Sosro (Teh Botol Sosro) 
  4. Sprite, Nyatanya Emang Nyegerin (Sprite) 
  5. Orang Pintar, Minum Tolak Angin (Tolak Angin)
  6. Diputer, Dijilat, Dicelupin (Oreo)
  7. Qtela Bikin Ngumpul Jadi Seru (Qtela)
  8. Cintai Ususmu Minum Yakult Tiap Hari (Yakult)

3. Merencanakan Strategi Iklan yang Tepat

Contoh Konsep Iklan Produk
Contoh Konsep Iklan Produk

Contoh strategi iklan dalam hal ini berupa target pasar yang kamu buat. Pikirkan dulu sasaran target pasar untuk produk itu seperti gender, usia, pendidikan, ekonomi, hobi, dan lainnya. Kamu harus pahami juga cara iklan kompetitor yang menjual produk serupa untuk membuat konsep iklan yang berbeda. 

4. Mengembangkan Iklan

Konsep iklan selanjutnya yang harus kamu pikirkan adalah menentukan bentuk iklan. Kembangkan iklan dalam bentuk teks, suara, foto, gambar animasi atau video. Tentunya bentuk iklan yang akan dibuat harus menyesuaikan jenis produk.  

Jangan lupa untuk memperhatikan detail desainnya seperti penggunaan jenis font, kombinasi warna, gaya penulisan, gambar yang menarik, dan lain sebagainya. Desain iklan yang menonjol dan terlihat berbeda dari yang lain akan memudahkan masyarakat mengingat produkmu. 

5. Cantumkan Penawaran Menarik

Untuk membuat konsumen tertarik untuk membeli produk, perlu adanya penawaran yang menarik dalam iklan yang dibuat. Konsumen cenderung memiliki minat untuk membeli suatu produk salah satunya karena alasan promosi, diskon, atau penawaran lainnya.

Jadi, kamu bisa cantumkan penawaran dalam iklan seperti buy 1 get one, gratis ongkos kirim, potongan harga untuk 10 pembeli pertama, cashback, dan lain sebagainya. 

6. Menambahkan Kalimat Ajakan

Dalam membuat iklan, pastikan kamu sisipkan kalimat ajakan langsung yang dapat mendorong konsumen untuk mengambil tindakan untuk memutuskan membeli produk. Namanya juga iklan, tujuannya tidak lain untuk mengajak masyarakat untuk membeli. 

kalimat ajakan adalah kata-kata yang sebaiknya ada dalam iklan untuk menarik konsumen. Kamu bisa tambahkan kalimat seperti “ayo segera beli”, “jangan sampai kehabisan, cepat beli”, ayo stok dan pesan sebanyak-banyaknya”, atau kalimat ajakan lainnya yang relevan dengan iklan produkmu.      

Menerapkan beberapa cara membuat iklan di atas akan dapat menghasilkan iklan yang berkualitas. Banyak sekali iklan produk yang bisa jadi inspirasi. Berikut adalah beberapa contoh konsep iklan produk sebagai tambahan referensimu. 

Contoh Teks Iklan Pada Makanan dan Minuman

Biasanya iklan produk makanan dan minuman mudah menarik minat konsumen karena konsep iklannya yang dapat menggugah selera. Lihat saja iklan burger KFC, iklan es krim, iklan biskuit oreo, iklan sprite dan iklan lainnya yang menarik dan kreatif.  

Untuk itu, visual maupun teks dalam iklan produk makanan harus ditekankan untuk menimbulkan daya tarik konsumen. Berikut beberapa teks contoh konsep iklan produk makanan dan minuman versi wong cerdas. 

1. Iklan Keripik Ikan Qusuka

Berikut ini contoh konsep iklan produk keripik yang sederhana:

Keripik Ikan Qusuka telah hadir dengan rasa blackpaper. Rasakan nikmatnya keripik ikan Qusuka dengan varian rasa baru yang siap menemani waktu bersantai kamu. Kalau bukan keripik ikan Qusuka, cemilan mana lagi yang nggak ngebosenin? 

Keripik ikan qusuka, nikmat tak terkira. Pesan segera dan dapatkan potongan harga 20% untuk pembelian minimal 10 pcs.  

2. Iklan Teh Botol Marika

Terbuat dari daun teh yang dipetik segar dari alam, teh botol Marika rasanya khas tidak pahit dan tidak kemanisan. Sangat cocok diminum untuk waktu kapan pun. Teh botol Marika, segar ketika di minum sekali teguk mantap euy.  

Contoh Konsep Iklan Produk Makanan Sehat 

Selanjutnya ini adalah contoh iklan untuk produk makanan sehat:

3. Teks Iklan Salad 

“ Sayur itu enak, buah itu nikmat. Ayo hidup sehat dengan makanan sehat. Penuhi kebutuhan hidup dengan mengkonsumsi salad sayur dan buah dari kami. Perpaduan sayur dan buah yang segar dapat di mix sesuai selera. Kamu sehat, kami senang. Segera beli, jangan sampai kehabisan.

4. Teks Iklan Smoothies

Kamu ingin langsing? Ingin kulit sehat dan cerah? Yok rawat tubuh dengan sebotol smoothies. Nggak mahal kok, cuma Rp8.000 saja kamu bisa dapatkan 1 botol smoothies. Buruan beli smoothies premium kami dan dapatkan tubuh yang sehat dengan harga murah. 

Sekian penjelasan informasi mengenai contoh konsep iklan produk dari wong cerdas. Manfaatkan iklan untuk membuat perubahan, memperbaiki, dan lakukan usaha lainnya untuk membuat bisnismu menjadi berkembang.

Bagikan:

Tinggalkan komentar