Cara Ternak Sapi Lokal yang Mudah Dilakukan, Wajib Tahu!

Sapi merupakan salah satu jenis hewan mamalia berkaki 4 yang banyak dimanfaatkan manusia untuk diambil dagingnya dan susunya. Sapi sendiri sangat populer di Indonesia.

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya menu masakan yang berbahan dasar daging sapi. Beternak sapi memiliki keuntungan yang sangat besar, apalagi permintaan sapi bisa melonjak tajam saat hari raya kurban datang. Tertarik untuk mencoba? Simak cara ternak sapi lokal di bawah ini yuk! 

Cara Ternak Sapi Lokal yang Sukses

Ternak sapi bisa mendatangkan keuntungan yang sangat banyak apabila dilakukan dengan cara yang benar. Berikut ini ada cara beternak sapi bagi pemula yang bisa kamu coba : 

1. Siapkan Modal Awal

Cara ternak sapi lokal yang pertama adalah dengan mempersiapkan modal. Sebagai pemula modal yang disiapkan bisa kurang dari 50 juta rupiah, modal ini digunakan untuk membeli bibit, membuat kandang, dan inventaris lainnya. 

2. Membuat Kandang

Selanjutnya, cara ternak sapi lokal adalah dengan membuat kandang. Lokasi kandang sapi sebaiknya tidak terlalu dekat dengan rumah peternak. Jenis kandang sapi sendiri ada 3 macam yaitu kandang terbuka, kandang setengah terbuka, dan kandang tertutup.

Intinya kandang yang dibuat harus bisa memberi naungan bagi sapi dari terik matahari dan hujan. Biasanya petani pedesaan membuat 2 kandang sapi yaitu kandang terbuka untuk melepas sapi saat siang hari dan kandang tertutup untuk malam hari sebagai tempat sapi tidur. 

3. Memilih Jenis Sapi Lokal 

Sapi potong lokal yang biasa dibudidayakan di Indonesia antara lain : 

  • Sapi Bali. 
  • Sapi Aceh. 
  • Sapi Madura. 
  • Sapi peranakan Ongole. 
  • Sapi pesisir. 
  • Sapi jabres. 
  • Sapi Sumbawa. 

4. Memilih Bibit Sapi

Memilih bibit sapi adalah cara ternak sapi lokal yang selanjutnya. Bibit sapi yang baik akan mempengaruhi kualitas yang dihasilkan jadi belilah bibit sapi dari peternak yang terpercaya. Ciri ciri bibit sapi yang baik dan benar diantaranya : 

  • Ukuran kepala dan badan harus seimbang, leher dan tulang punggung lurus tidak bengkok dan kekar. 
  • Usia anak sapi minimal 2 tahun maksimal 3 tahun. 
  • Belilah sapi sepasang agar bisa bereproduksi. 
  • Tidak cacat. 
  • Berat minimal 200 kg. 
  • Mata jernih dan cerah. 
  • Kulit bersih buku tidak boleh rontok. 
  • Kuku tidak panas. 
  • Hidung tidak berlendir. 

Belilah minal 1 pasang ekor sapi untuk mensukseskan cara ternak sapi betina jika berhasil dikawinkan sapi bisa menghasilkan bibit baru dan juga susu yang bisa dijual. 

5. Memberi Makan yang Tepat

Memberi makan yang tepat merupakan salah satu cara sukses beternak sapi. Syarat pakan sapi diantaranya harus memiliki gizi tinggi dan tidak beracun atau berbahaya. 

6. Selalu Memperhatikan Kebersihan

Terakhir, cara ternak sapi lokal yang penting sekali dilakukan yaitu selalu memperhatikan kebersihan. Cara merawat sapi agar cepat besar dan sehat di antaranya adalah memperhatikan kebersihan kandang dari kotoran sapi dan sisa makanan secara berkala minimal 1x sehari bisa di waktu pagi atau sore. 

Cara Menggemukan Sapi Kurus

cara ternak sapi lokal
cara ternak sapi lokal

Sapi kurus bisa mempengaruhi harga jual bahkan tidak laku agar terhindar dari masalah tersebut simak cara ternak sapi cepat gemuk yang biasa diterapkan oleh peternak sapi adalah dengan sistem Kandangan, dimana sapi lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kandang. 

Memasukkan sapi ke dalam kandang yang sudah disiapkan. Hal ini untuk mengurangi pergerakan sapi. Baca yuk tips cara ternak sapi lokal agar ia gemuk di bawah ini:

  1. Memberikan makanan bergizi yaitu serat rumput hijau segara sebanyak 10% dari bobot sapi dan pakan tambahan seperti konsentrat. Waktu pemberian makan tidak dibatasi, sebaiknya untuk pakan hijau selalu tersedia dalam kandang.

    Berikan alternatif pakan fermentasi apabila pakan hijau sulit dijumpai akibat musim kemarau. Pakan fermentasi mengandung banyak sekali nutrisi. Adapun jenis pakan hijau yang bisa diberikan adalah rumput gajah, rumput benggala, daun lamtoro, daun kaliandra, daun gamal, dan daun Centro. 
  1. Memberikan minum yang cukup sebanyak 3 kali sehari yaitu pagi, siang, dan sore hari. Air minum yang diberikan pada saat pagi dan sore hari bisa dicampur dengan tetes tebu dan kebi. Takaran pemberian tetes tebu dikira kira saja sampai warna air berubah menjadi hitam dan sedikit kental.

    Sedangkan untuk kebi bisa dimasukkan 10 sendok makan kedalam 1 liter air. Pemberian tetes diberikan sebanyak 2x sedangkan kebi cukup 1x minum perhari. Tetes tebu berfungsi untuk pengembangan daging dan kebi berfungsi untuk memadatkan daging sapi. 
  1. Berikan tambahan vitamin agar sapi sehat dan nafsu makan meningkat. 
  1. Jangan mempekerjakan sapi supaya makanan yang dimakan berubah menjadi daging. 
  1. Jaga kebersihan kandang supaya sapi tidak mudah sakit, bau yang menyengat dari kotoran sapi bisa mempengaruhi nafsu makan sapi. Perhatikan pula sistem pembuangan kotoran, air, dan sirkulasi udara. 

Manfaat Beternak Sapi

cara ternak sapi lokal
cara ternak sapi lokal

Manfaat ternak sapi ada banyak sekali apalagi jika ternak sapi betina sukses dijalankan akan menghasilkan bibit baru dan keuntungan yang berlipat ganda. 

  1. Daging sapi. Harga jual daging sapi relatif tinggi berkisar 100 – 180 ribu per kg untuk sapi lokal. 
  2. Susu sapi. Produk olahan susu sapi ada banyak sekali dan sangat laku dipasaran seperti SKM, susu bubuk, yogurt, keju, susu UHT, es krim dan masih banyak lagi.
  3. Kulit sapi bisa dibuat menjadi berbagai macam kerajinan tangan seperti tas, jaket, dan dompet. 
  4. Kulit bagian dalam sapi bisa diolah menjadi kerupuk kulit atau krecek.
  5. Kotoran sapi bisa dimanfaatkan sebagai pupuk alami dan sangat ampuh menyuburkan tanaman. 
  6. Tenaga sapi bisa dimanfaatkan untuk membantu aktivitas manusia seperti membajak sawah, dan menggiling tebu. 
  7. Sapi bisa mengusir nyamuk, karena nyamuk tidak suka dengan aroma yang dikeluarkan tubuh dan kotoran sapi. Sehingga peternakan dan rumah disekitarnya bebas dari gangguan nyamuk.
  8. Kaki sapi bisa diolah menjadi kikil yang sangat enak. 

Cara ternak sapi lokal sangat mudah dilakukan asal memiliki modal yang cukup, jika masih peternak awal sebaiknya hindari mengambil pinjaman bank untuk mendapatkan bibit tambahan. Cukup kawinkan saja sapi yang kamu miliki dan rawat sepenuh hati maka sapi itu akan mendatangkan keuntungan yang banyak. Sekian dan terimakasih.

Bagikan:

Tinggalkan komentar