Cara Ternak Entok yang Baik, Kunci Peternak Sukses

Entok merupakan salah satu jenis unggas yang biasa dikonsumsi masyarakat, walaupun tidak sepopuler bebek dan ayam ternyata daging entok memiliki cita rasa yang sangat enak serta bernutrisi tinggi. Harga jualnya pun tinggi apalagi jika mendekati hari raya tertentu per 1 kg nya bisa mencapai Rp 100.000 – 150.000. 

Tertarik menjadi peternak entok? Yuk simak cara ternak entok berikut ini : 

Cara Ternak Entok Cepat Bertelur

Selain daging telur entok juga bisa dikonsumsi. Rasanya lebih gurih dan ukurannya juga lebih besar dibanding telur ayam. Kandungan gizinya pun juga tinggi namun harganya relatif mahal per kg nya bisanya dibanderol sekitar Rp 50.000. 

Cara ternak entok yang baik akan menghasilkan telur yang baik pula. Pakan hijauan berguna untuk menambah berat badan entok, pakan yang kaya akan protein dan kalsium dapat merangsang entok untuk cepat bertelur.

Cara Beternak Entok yang Menguntungkan

Cara beternak entok biar sukses tidak boleh dilakukan sembarangan. Perlu ilmu serta perencanaan yang tepat. Agar usaha kamu bisa sukses dan lancar cuss simak penjelasan berikut ini : 

1.  Pembuatan Kandang Ternak Entok

Langkah pertama sebelum beternak adalah menyediakan kandangnya. Pembuatan kandang tidak boleh sembarangan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya : 

  1. Jarak antara kandang dengan rumah penduduk minimal 20 m. Lebih jauh lebih baik, agar tidak mengganggu kenyamanan warga lain. 
  2. Sesuaikan besar kandang dengan jumlah entok yang akan dipelihara. 
  3. Buatlah pagar yang memutari kandang dengan tinggi 5 m. Pagar bisa terbuat dari bambu. 
  4. Sediakan teras yang cukup luas di depan kandang entok. 
  5. Buat saluran air yang baik, supaya kandang tidak bau dan sirkulasi air lancar. 
  6. Siapkan tempat makan dan minum entok. Bisa diletakkan di dalam atau diluar kandang. Selagi tidak melewati pagar. 

2. Pilih Pakan Ternak Entok Terbaik

Pakan menjadi kunci kualitas dari entok yang kamu pelihara. Semakin baik pakannya semakin bagus pula daging dan telur yang dihasilkan. Berikut adalah Cara ternak entok pedaging yang baik dan benar melalui pakannya : 

  1. Anakan entok umur 1-14 hari. Makanan yang cocok untuk anak entok pada usia ini adalah jenis makanan yang tinggi akan nutrisi terutama protein. Kamu bisa memberikan pelet atau started. Untuk porsi bisa disesuaikan dengan jumlah entok yang kamu miliki. 
  1. Entok usia 15-35 hari. Pada usia ini entok menjadi lebih besar dan kuat. Biasanya para peternak akan memberikan pakan konsentrat yang dikombinasikan dengan jagung, ampas tahu, atau dedak. Tujuannya adalah untuk menambah berat badan. 
  1. Entok usia 36-40 hari. Pada masa ini entok perlu menjaga kesehatannya untuk itu diperlukan pakan kombinasi berupa sayur hijau bisa pakai eceng gondok, nasi, ikan rucah, bekatul, ampas tahu, biji bijian. 

Baca juga: bisnis plan ayam geprek

3. Vaksinasi dan Pemberian Vitamin

Entok adalah salah satu unggas yang jarang terkena penyakit. Namun vaksinasi perlu dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti pasteurella dan cacar. Kamu bisa melakukan vaksinasi mandiri atau meminta tolong kepada tenaga profesional. 

Pemberian vitamin juga diperlukan dan harus dilakukan secara berkala, vitamin selain berfungsi sebagai penambah nutrisi dan meningkatkan kualitas daging juga berfungsi meningkatkan kekebalan dari entok itu sendiri. 

4. Pemeliharaan Lingkungan Kandang dan Sanitasi

Kebersihan menjadi poin yang tidak bisa kamu lewatkan. Tempat tinggal yang bersih sangat berpengaruh pada entok yang kamu pelihara. Untuk itu bersihkan kandang secara berkala dan cek.saluran air apakah lancar atau tidak. 

Macam-macam Cara Ternak Entok  

Cara Ternak Entok
Cara Ternak Entok

Entok jika dibandingkan dengan unggas lain memiliki banyak keunggulan. Diantaranya adalah cepat besar dan tidak mudah terserang penyakit. Ternak entok sistem kering saat ini lebih banyak diterapkan oleh masyarakat. Sebab dinilai lebih efektif dalam menghasilkan entok berkualitas tinggi. Berikut caranya : 

  1. Buat kandang panggung atau buatlah kandang lebih tinggi dari Ari pada teras tanah agar saat hujan air tidak masuk ke dalam kandang. 
  2. Ventilasi udara yang baik. 
  3. Kandang mendapatkan sinar matahari yang cukup. 
  4. Lampu penerangan saat malam hari sekaligus penghangat. 
  5. Kandang aman dari air hujan dan tidak ada bagian yang bocor. 
  6. Kandang mudah dibersihkan dan dirawat. 
  7. Letak kandang harus dekat dengan kolam atau sumber air lain untuk entok bermain air. 

Selain menggunakan sistem kering saat ini cara ternak entok organik juga kualitas dilirik peternak lain. Alasannya adalah tren gaya hidup organik yang semakin banyak dilakukan masyarakat. Entok organik biasanya dilepas liarkan ke area persawahan, jadi entok akan mencari makan sendiri, seperti keong, eceng gondok, nilai plusnya adalah sawah menjadi subur, entok tambah sehat, peternak hemat biaya pakan. 

Cara Memilih Indukan Entok 

Indukan entok menjadi hal yang penting dalam menentukan keturunan entok selanjutnya. Untuk itu cara ternak indukan entok memerlukan perhatian khusus. Saat memilih indukan pun tidak boleh dilakukan sembarangan ada beberapa hal yang menjadi perhatian diantaranya : 

  1. Usia indukan. 
  2. Kondisi fisik calon indukan harus sempurna dan tidak boleh cacat. 
  3. Berat badan indukan entok harus lah yang gemuk. 
  4. Sehat secara mental. 
  5. Aktif dan lincah. 
  6. Memiliki nafsu makan yang baik. 

Nah, begitu cara ternak entok saat kamu hendak memilih indukannya.

Analisa Ternak Entok 

Cara Ternak Entok
Analisa Cara Ternak Entok

Sebagai gambaran menjadi seorang peternak entok berikut ada analisa ternak entok 59 ekor :

  1. Membeli bibit entok sebanyak 50 ekor. 
  2. Menyiapkan kandang dengan luas 50 m2. Lebar dan panjang opsional tergantung dari kebutuhan dan bentuk lahan. 
  3. Setiap 1 periode pembesaran memerlukan waktu 90 hari. 
  4. Persentase kematian entok 5%. 
  5. Bobot entok setiap panen kurang lebih 1.2 kg. 
  6. Per ekor entok menghabiskan pakan +- 2.5 kg. 
  7. Lahan milik sendiri. 

Biaya yang dibutuhkan : 

  1. Entok 50 ekor = Rp 10.000 × 50 = Rp 500.000. 
  2. Pakan starter 50 kg × 1 = Rp 380.000. 
  3. Pakan dedak 50 kg × 4 = Rp 500.000. 
  4. Biaya pembuatan kandang lengkap dengan semua perlengkapan dan peralatan yang = Rp 3.000.000.
  5. Biaya lain-lain = Rp 100.000 

Total = Rp 4.480.000. 

Pendapatan yang akan kamu terima adalah : 

Anggap saja jika 1 ekor entok dihargai Rp 60.000. 

Maka Rp 60.000 × 50 = Rp 3.000.000 (laba kotor) 

Laba bersih :

Jumlah entok – biaya operasional = Rp 3000.000 – Rp 1.480.000 = Rp 1.520.000 setiap 1 x periode panen. 

Jika dalam 1 tahun ada 4x periode panen. Maka pendapatan yang kamu hasilkan sebanyak : 

4 x Rp 1.520.000 = Rp 6.080.000 per. Tahun. 

Biaya operasional didapat dari : 

  1. Pembelian bibit. 
  2. Pakan. 
  3. Dan biaya lainnya. 

Memulai bisnis apapun harus diawali dengan niat. Komitmen menjaga kualitas rajin memperhatikan kondisi dan keadaan kandang serta merawat entok dengan sungguh-sungguh merupakan langkah awal menjadi peternak entok sukses. Cara ternak entok pun beragam bisa kamu pilih disesuaikan mana yang sekiranya cocok dan mudah untuk dipraktekkan. 

Bagikan:

Tinggalkan komentar