6 Cara Merekrut Karyawan yang Berkualitas dan Tepat

Kualitas karyawan merupakan salah satu penentu maju atau mundurnya sebuah perusahaan. Maka, tak heran jika seluruh perusahaan berusaha menempatkan karyawan yang memang berkompeten untuk mengisi setiap posisi yang dibutuhkan di perusahaan. Sehingga, cara merekrut karyawan yang berkualitas merupakan hal yang cukup penting dilakukan agar semua posisi ditempati oleh karyawan yang memang sesuai dengan apa yang diharapkan. 

Jadi, buat kamu yang bingung dan bertanya-tanya bagaimana cara mendapatkan SDM yang berkualitas? bisa temukan jawabannya di artikel ini, jangan lupa untuk membacanya sampai habis ya.

Cara Merekrut Karyawan yang Berkualitas

Ada beberapa tahapan rekrutmen karyawan yang perlu dilakukan guna memperoleh SDM yang berkualitas. SDM merupakan salah satu bagian penting di suatu perusahaan, nah yuk simak pembahasannya di bawah ini.

Cara Merekrut Karyawan yang Berkualitas
Cara Merekrut Karyawan yang Berkualitas

Memposting Lowongan di Media yang Potensial

Langkah pertama yang meski kamu lakukan untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas adalah dengan mulai memposting lowongan di media yang memang berpotensial, salah satunya adalah di media social. 

Kini, internet sudah menjadi sahabat terbaik dalam memenuhi kebutuhan, termasuk di dalamnya kebutuhan akan karyawan baru. Maka, kamu bisa merekrut karyawan dengan mempostingnya di media sosial yang memang terpercaya, sehingga sangat mudah mendapatkan karyawan yang berkualitas.

Memperhatikan CV

Cara merekrut karyawan yang berkualitas yang kedua adalah dengan memperhatikan CV si calon karyawan. CV atau yang dikenal dengan biodata diri ini merupakan sebuah gerbang awal penerimaan seorang karyawan. Ketika kamu mempublish sebuah lowongan, pasti banyak dong lamaran beserta CV yang masuk ke email. Nah, agar dapat menghemat waktu, kamu bisa menghubungi calon karyawan yang memang memiliki latar belakang dan pengalaman sesuai dengan yang kamu butuhkan.  Cara memilih karyawan terbaik memang agak susah, tetapi biasanya dari CV sudah terlihat mengenai rekam jejak dia selama ini.

Contohnya, kamu sedang membutuhkan posisi bendara atau yang berkaitan dengan uang. Tentu yang melamar dan mengirim CV bukan hanya orang yang mempunyai latar belakang sesuai dengan lowongan yang kamu cari, maka pilihlah yang memang sesuai dengan latar belakang, pengalaman, dan pendidikannya, misalnya lulusan ekonomi. Begitu seterusnya. 

Baca juga: Rumus Perputaran Modal Kerja

Stop Merekrut Disebabkan Kasihan atau Hanya karena Pertemanan

Cara Merekrut Karyawan yang Berkualitas
Stop Kasihan Hanya karena Teman

Cara merekrut karyawan yang berkualitas satu ini tak boleh disepelekan. Jika kamu memang memiliki posisi untuk merekrut karyawan baru, maka cobalah untuk profesional, jangan pernah merekrut seseorang hanya karena kamu kasihan atau hanya karena kamu memiliki pertemanan yang cukup dekat. Jika kamu merekrut karena dua alasan tersebut, itu artinya kamu mengesampingkan kualitas. Siap-siap kecewa di kemudian hari. 

Tapi, berbeda halnya jika memang teman kamu memiliki potensi ya. 

Tes Psikologi

Ya, tes psikotes memang bukan penentu 100% kualitas seseorang, tapi ya paling tidaknya, dengan melakukan tes psikologi ini kamu bisa mengetahui potensi dari calon karyawan kamu. Jika perusahaannya sudah besar, tentu ada anggaran sendiri untuk melakukan tes psikologi, tapi, jika usaha yang kamu bangun masih merintis atau masih kecil-kecilan, masih tetap bisa menggunakan tes psikologi ini kok, kamu bisa mencari berbagai materi tes psikologinya di internet. 

Interview

Dengan adanya proses interview saat merekrut karyawan baru, maka ada banyak sekali hal yang akan kamu ketahui mengenai calon karyawan kamu. Misalnya, kemampuannya berkomunikasi dan adabnya. Kamu harus benar-benar sudah mempersiapkan interview dengan matang, yakni harus terstruktur dan juga sistematis, termasuk pertanyaan-pertanyaannya.

Untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas, mungkin kamu bisa menanyai pengalaman kerjanya, atau kelebihan serta kekurangannya. Tapi, jangan menolak mentah-mentah calon karyawan yang belum mempunyai pengalaman ya, karena jika alasan penolakannya selalu karena belum ada pengalaman, kapan dong dia akan mulai memiliki pengalaman? 

So, siapkan berbagai pertanyaan yang bisa menggambarkan secara utuh calon karyawan di perusahaan kamu, dan tentukan karakter seperti apa yang kamu butuhkan, sehingga saat wawancara kamu sudah tahu keputusan apa yang harus dibuat.

Tes 

Cara merekrut karyawan yang berkualitas selanjutnya adalah dengan membuat tes. Ya, tes menjadi sebuah pembuktian apakah seseorang layak diterima atau tidak. Contohnya, jika kamu sedang mencari seorang desain grafis untuk perusahaan yang kamu kenal, maka kamu bisa meminta calon karyawan di perusahaan kamu untuk membuat sebuah desain sederhana. 

Dari hasil yang dibuatnya, kamu bisa menentukan, apakah dia layak atau tidak. 

Demikian beberapa cara merekrut karyawan yang berkualitas yang bisa Wong Cerdas sampaikan. Jadi, pilihlah karyawan yang memang sudah terlihat sangat berpotensi dari awal, dan jangan lupa untuk tetap memperhatikan perilakunya ketika interview, tes, dan sebagainya. karena bagaimanapun, perusahaan kamu tidak hanya membutuhkan karyawan yang berkompeten, tapi juga karyawan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam kehidupannya. 

Bagikan:

Tinggalkan komentar