Cara Menulis Pengalaman Kerja di CV yang Paling Benar

Pengalaman kerja pastinya menjadi salah satu poin penting  yang menjadi pertimbangan perusahaan untuk merekrutmu menjadi salah satu karyawan di dalamnya. Terkadang, recruiter ataupun HRD memberikan fokus terhadap penulisan pengalaman kerja. Maka, kamu harusnya mengetahui bagaimana cara menulis pengalaman kerja di CV dengan baik dan benar.

Setiap orang mesti memiliki pengalaman, entah itu menarik ataupun tidak. Dalam menuliskan pengalaman kerja dalam CV, tentu kamu tidak perlu memasukkan pengalaman percintaan, patah hati, kesialan, dan beberapa hal yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Kamu hanya perlu menuliskan pengalaman kerja yang pernah kamu jalani.

Hal ini perlu dilakukan lantaran sebuah CV bukan tempat kamu untuk curhat ataupun sambat. CV adalah tempat dimana kamu menjelaskan secara tepat dan terstruktur tentang siapa diri kamu dan mempromosikannya ke perusahaan.

Pengalaman kerja bisa kamu tuliskan di kolom daftar riwayat hidup. Sebab dituliskan pada kolom tersebut, maka kamu perlu mengetahui tentang cara menulis pengalaman kerja di daftar riwayat hidup. Ini penting agar kamu tidak salah dalam menuliskannya. Kalau salah, wah, bisa kacau rencanamu bekerja di perusahaan idaman.

Sebenarnya, sudah banyak yang menuliskan cara menulis pengalaman kerja di CV. Namun, banyak yang saya lihat kurang menjawab kebutuhan dari orang-orang yang memang butuh referensi untuk menulis pengalamannya di CV yang dimiliki. Maka dari itu, saya ingin menuliskan cara yang bagi saya akan menjawab kegelisahan dari para pelamar kerja.

Sebelum membahas cara menulis pengalaman kerja di CV, kami sudah membuat berbagai contoh CV lamaran kerja yang baik dan benar lho. Kamu bisa melihatnya di artikel ini: Contoh CV.

Cara Menulis Pengalaman Kerja di CV

Ada metode yang perlu kamu perhatikan saat akan menuliskan pengalaman kerja. Tujuannya adalah untuk menjelaskan pekerjaan apa saja yang sebelumnya kamu lakukan dan juga, penulisannya bertujuan untuk menarik minat dan rasa penasaran dari seorang recruiter ataupun HRD.

Bagaimana menuliskannya? Perhatikan beberapa hal di bawah ini dulu, ya!

1. Kamu Harus Jujur dalam Menuliskan Pengalaman

Ada pepatah yang mengatakan, bahwa orang jujur akan mujur. Ini bisa diartikan bahwa kejujuran merupakan salah satu jalan untuk meraih keberhasilan. Begitu juga dengan cara menulis pengalaman kerja di CV. Sebisa mungkin, kamu harus jujur menuliskannya.

Dalam menulis pengalaman, tuliskan saja apa yang pernah kamu kerjakan. Jangan demi menarik perhatian recruiter, kamu melebih-lebihkan pengalaman kerja palsu. Kalau berbohong, memang menyenangkan di awal. Tapi di akhir, kebohongan akan membuatmu tidak tenang.

Mungkin kalau berbohong, kamu bisa beruntung lantaran recruiter tertarik untuk mengundangmu interview. Tapi saat wawancara tersebut, jika kamu ditanyakan kontribusi apa yang telah kamu berikan dalam pekerjaanmu sebelumnya, recruiter bisa menilai apakah kamu mampu atau tidak dalam menjawabnya. Jika ketahuan bohong, maka hilanglah kesempatanmu untuk mendapatkan pekerjaan impian.

2. Perhatikan Pengalaman Kerjamu Secara Detail

Walaupun penjelasan harus singkat dan padat, kamu jangan sampai lupa tentang detail dari pengalaman kerjamu. Dalam menuliskannya, ceritakan saja secara sederhana tentang apa saja kontribusi kamu dalam pekerjaan yang pernah digeluti. Tuliskan secara rinci setiap proses yang pernah kamu kerjakan dan pencapaian yang pernah kamu dapatkan.

Tapi ingat, ya! Cara menulis pengalaman kerja di CV jangan terlalu panjang. Ambil saja poin-poin penting dari proses kerja yang pernah dilakukan.

3. Tulisan dalam Bentuk Poin-poin

Cara menulis pengalaman kerja di CV tidak sama dengan menulis pada buku catatan pribadi atau blog pribadi. Menuliskannya harus rapi dan runtut. Untuk memudahkannya, kamu bisa menggunakan poin yang boleh pakai angka, huruf, ataupun bullet. Dengan menuliskan pengalaman kerja seperti ini, tampilan CV kamu akan lebih rapi dan menarik di mata recruiter ataupun HRD.

4. Tuliskan Pengalaman Kerja dari Tahun Terbaru

Cara menulis pengalaman kerja di CV yang selanjutnya adalah dengan menuliskan dari pengalaman terbaru. Misalnya, tulisakan pengalaman kerja dari tahun 2021 dulu, baru tahun 2020, 2019 dst.

Inilah cara penulisan pengalaman kerja yang disukai HRD. Jadi, jangan sampai terbalik ya sob!

5. Berikan Penegasan Pada Judul Penting

Lho, ini maksudnya gimana ya? Begini sobat, kamu perlu memberikan penegasan di judul untuk bagian Pengalaman Kerja. Bisa dengan menuliskannya dengan huruf KAPITAL, ditebalkan/Bold, dimiringkan/Italic, dan cara lain agar tampak jelas. Tidak hanya untuk pengalaman kerja, bagian judul lainnya juga perlu diberi penegasan.

Contoh Pengalaman Kerja di CV

cara menulis pengalaman kerja di CV
cara menulis pengalaman kerja di CV

Daripada menjelaskan secara panjang lebar, lebih baik langsung saja saya tuliskan bagaimana cara menulis pengalaman kerja di surat lamaran yang akan kamu kirimkan ke perusahaan.

Contoh deskripsi pengalaman kerja di CV ini bisa kamu pakai sebagai referensi dan tentu harus kamu sesuaikan lagi:

Contoh Pengalaman Kerja di CV :

Content Writer | 2017 – 2018
Media Nusantara, Jakarta

Saya bekerja sebagai content writer selama satu tahun di Media Nusantara. Sebagai content writer, saya diberikan tugas menulis sebanyak 10 artikel per hari. Dalam bekerja saya selalu mengerjakan tugas sesuai dengan deadline yang ditentukan. Puluhan tulisan yang saya buat, sering mendapatkan Page View tertinggi dibandingkan content writer lainnya.

Contoh yang tertulis di atas, juga berisi contoh deskripsi pengalaman kerja di CV untuk menjelaskan job desc dari “jabatan” yang pernah kamu duduki. Dengan menjelaskannya, recruiter akan memahami apa yang menjadi tanggung jawabmu.

Selain hal tersebut, yang dituliskan di atas juga berisi contoh menceritakan pengalaman kerja secara singkat dan tidak bertele-tele. Kamu bisa menjelaskannya mulai dari proses dan kontribusi yang kamu lakukan ketika di pekerjaan sebelumnya. Berikan saja sedikit kelebihanmu agar menambah daya tarik.

Baca juga artikel menarik lainnya tentang CV:

Contoh Menulis Pengalaman Magang di CV

cara menulis pengalaman kerja di CV
cara menulis pengalaman kerja di CV

Mari bersepakat, bahwa tak semua orang pernah memiliki pengalaman bekerja. Namun, ada satu alternatif agar CV kamu tidak kosong, yakni dengan ikut program magang yang banyak diadakan oleh perusahaan.

Nah, untuk kamu yang ingin menuliskan pengalaman magang, begini contohnya:

Contoh Pengalaman Kerja Magang di CV

Graphic Design Internship | 2018 – 2020
Archipelago Nusantara, Jakarta

Saya bekerja sebagai seorang desainer grafis di Archipelago Nusantara. Tugas saya adalah mendesain segala kebutuhan promosi, poster, dan konten di media sosial perusahaan. Saya mendapatkan penghargaan sebagai desainer grafis terbaik di antara karyawan lainnya.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, ini juga merupakan cara menulis pengalaman kerja di CV yang akan membuat recruiter tertarik untuk menerima kamu masuk perusahaan. Akan tetapi, opsi yang tersedia baru untuk mereka yang pernah bekerja di suatu perusahaan maupun pernah melakoni program internship.

Bagaimana dengan wirausaha? Apakah wirausaha termasuk pengalaman kerja? Tentu iya. Wirausaha termasuk dalam pengalaman kerja. Saya sendiri, juga menuliskan pekerjaan wirausaha yang sedang digeluti ke dalam CV yang saya buat. Dan hasilnya, ya, recruiter menganggap saya sebagai orang yang agak penuh semangat dan nggak bisa diam.

Tapi hasilnya membahagiakan, saya diterima untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Jika kamu memiliki wirausaha, tuliskan saja dalam CV yang kamu buat.

Baca juga artikel kami lainnya tentang CV:

Dengan adanya artikel ini, semoga pertanyaan kamu tentang bagaimana cara menulis pengalaman kerja di CV dan beberapa pertanyaan lain bisa terjawab. Semoga bermanfaat!

Bagikan:

Tinggalkan komentar