5 Cara Memulai Bisnis Konveksi Rumahan

Pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan berbagai macam jenis pakaian seperti kaos oblong, jaket, kemeja, polo t-shirt, celana, hot pants, rok, blus, gaun, rompi dan lain-lain. Bergelut di dunia bisnis konveksi memang mengasyikkan. Tetapi, kamu perlu tau dulu cara memulai bisnis konveksi.

Bisnis konveksi saat ini tengah banyak diminati oleh orang-orang. Konveksi memang erat kaitannya dengan bisnis pakaian. Sederhananya, konveksi adalah suatu usaha yang memproduksi pakaian secara massal. Artinya, konveksi dikerjakan oleh banyak orang bukan penjahit yang solo player.

Saat kamu ingin memulai bisnis konveksi, perlu diingat bahwa bisnis jenis ini termasuk ke dalam contoh usaha Hinder Ordonantie atau usaha yang perlu izin gangguan. Cari tahu informasi itu sesuai peraturan daerah kamu.

Umumnya dalam sekali mengerjakan pembuatan pakaian, bisa lebih dari 35 pakaian jadi untuk satu pesanan. Nah, sewaktu dulu saya masih kuliah, pernah memesan pakain berupa jaket organisasi. Rata-rata tempat konveksi yang saya tanyakan punya minimal pemesanan yakni 35 jaket.

Dari sini sudah jelas sekali bahwa yang menangani pemesanan jaket bukan penjahit seorang diri tetapi sebuah tim yang bisa kita sebut bisnis konveksi.

Sewaktu SMA juga saya pernah datang langsung ke salah satu tempat konveksi, wow ada banyak penjahit di sana. Mereka mengerjakannya dengan ulet dan telaten. Bisnis konveksi yang saya kunjungi itu masih dalam skala rumahan belum pabrik besar. Pada intinya, selagi memperoleh keuntungan ya dimulai aja dulu dari skala rumahan. Siapa tahu bisa besar membangun pabrik dan bisa merekrut banyak orang.

Apakah kamu berminat untuk membuka bisnis konveksi? Jika iya, simak artikel mengenai cara memulai bisnis konveksi berikut ini.

Cara Memulai Bisnis Konveksi Rumahan

Cara Memulai Bisnis Konveksi
Cara Memulai Bisnis Konveksi

Membangun bisnis bukan soal membangun rumah-rumahan atau rakit robot seperti anak kecil. Tidak, anak kecil membuat atau membangun sesuatu atas dasar kesukaan mereka tanpa ada memikirkan keuntungan dan cara agar bertahan. Bahkan anak kecil ketika sukses membangun mainannya, maka ia hancurkan kembali untuk senang-senang.

No. Bisnis bukan mainan ya sobat Wong Cerdas. Berikut ini kami rangkum sebuah cara memulai bisnis konveksi skala rumahan.

1. Menentukan Produk Konveksi

Cara memulai bisnis konveksi yang pertama adalah dengan menentukan produk konveksi kamu. Ada banyak macam produk konveksi yang bisa kita produksi. Tetapi, kamu selalu ingat bahwa tidak semua hal bisa diproduksi secara massal mengingat SDM pada bisnis konveksi rumahan. Tentukan mau memproduksi konveksi untuk pria atau wanita? Atau untuk pakaian anak-anak, mahasiswa, pelajar dan lain-lain.

Sebenarnya ya bisa saja kamu mengambil semua jenis itu tadi, tetapi kembali lagi bahwa pada awal memulai bisnis konveksi mulailah dari yang kecil-kecil dulu hingga besar menyesuaikan jumlah karyawan atau SDM yang ada di bisnis kamu.

Melakukan spesifikasi pada produk yang kamu buat juga mempermudah branding usaha kamu dan menetapkan strategi pemasaran nantinya. Pasti kamu akan lebih mudah diingat oleh orang-orang, misalnya saja kamu spesifik menggarap konveksi untuk pelajar dan mahasiswa.

“Mau jahit baju organisasi ke Konveksi ALADIN aja, kemarin aku pesan ke sana. Soalnya disana khusus untuk baju-baju organisasi gitu.” Misalnya ada yang berkata demikian.

2. Menentukan Tempat Bisnis 

Tempat bisnis juga merupakan hal penting ketika kamu bertanya bagaimana cara memulai bisnis konveksi. Bisnis konveksi tentu memerlukan tempat untuk melakukan kegiatan produksi. Jika bisnis yang kamu mulai merupakan bisnis konveksi rumahan, maka tidak perlu repot-repot mencari lahan untuk membangun pabrik.

Sobat bisa memulai bisnis di rumah kamu sendiri. Kamu bisa memanfaatkan ruangan yang kosong di rumah atau jika tidak memungkinkan bisa sewa rumah (kontrak rumah). Jika dibandingkan dengan membangun bisnis konveksi di rumah sendiri, memang menyewa tempat jauh lebih besar biayanya. Saran saya untuk awal-awal bisa melakukan bisnis di rumah kamu terlebih dahulu.

3. Siapkan Modal Usaha

Ada baiknya saat kamu ingin menerapkan cara memulai bisnis konveksi untuk melakukan rancangan estimasi biaya yang akan dikeluarkan. 

Rancangan biaya untuk bisnis konveksi pasti akan banyak habis untuk peralatan dan mesin-mesin pendukung. Kamu tak perlu ragu untuk berinvestasi untuk peralatan konveksi karena biaya peralatan ini merupakan biaya yang hanya dikeluarkan saat pertama kali kamu memulai bisnis konveksi.

Cara Memulai Bisnis Konveksi
Cara Memulai Bisnis Konveksi

Kemudian, ketika bisnis sudah berlangsung jangan lupa untuk menyisihkan biaya sebagai biaya penyusutan peralatan kamu. Penyisihan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan dana ketika ada mesin yang sudah habis masa pakai atau mau beli baru lagi.

Berikut beberapa biaya peralatan yang mungkin akan kamu keluarkan untuk pertama kali membuka bisnis konveksi.

  • Mesin jahit Rp2 juta/buah beli dua buah maka Rp4 juta
  • Mesin obras Rp4 juta/buah beli satu saja bisa Rp4 juta
  • Mesin overdeck Rp7 juta/buah beli dua anggap saja Rp15 juta 
  • Mesin rantai Rp5 juta/buah kita beli satu saja Rp5 juta
  • Mesin potong Rp2 juta/buah untuk yang standar beli satu Rp2 juta
  • Setrika Rp1 juta untuk dua setrika
  • Meja potong Rp 2 juta anggaplah
  • Cutter, gunting dll Rp1 juta

Total Rp34 juta untuk investasi mesin dan peralatan di awal bisnis kamu.

Sisanya tinggal untuk membeli bahan baku, bayar biaya gaji pegawai, biaya listrik, dan biaya-biaya habis pakai lainnya. Kurang lebih sekitar Rp40 juta untuk bulan pertama bisnis kamu. Nah, untuk bulan-bulan berikutnya kamu hanya perlu untuk membayar gaji pegawai, bahan baku, dan biaya habis pakai lainnya. 

Mungkin kamu suka:
Cara Memulai Bisnis Gorden
Cara Memulai Bisnis Sandal Jepit

4. Mencari Supplier

Setiap orang yang memulai bisnisnya pasti ingin menekan biaya. Salah satu cara memulai bisnis konveksi yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencari supplier bahan baku seperti kain dan benang. Bandingkan harga dan kualitas antar supplier yang ada di kotamu. Tentu pilih yang murah meriah kualitas oke.

Saat pemilihan supplier ini juga perhatikan lokasi tempat bisnis mereka. Jangan sampai terlalu jauh sehingga kamu banyak mengeluarkan biaya transportasi. Namanya juga bisnis, pintar-pintarlah kita untuk menekan semua biaya saat membangun bisnis di awal. 

5. Strategi Pemasaran atau Promosi Bisnis Konveksimu

Sebenarnya tips cara memulai bisnis konveksi rumahan ini saya mengacu pada strategi 4P. Jika sebelumnya sudah menjelaskan untuk Produk dan Place (Tempat), maka selanjutnya adalah Promotion atau promosi. Sedangkan, untuk harga (Price) itu saya kembalikan kepada kamu tentang margin keuntungan yang ingin kamu peroleh apakah 30%, 50% dan lain-lain.

Dalam ilmu kewirausahaan yang pernah saya pelajari, salah satu elemen yang penting yaitu Promotion atau Promosi. Yup, promosi adalah cara untuk memperkenalkan bisnis kita sekaligus membujuk orang lain untuk membeli atau menggunakan jasa kita.

Walaupun cukup sulit untuk memperkenalkan bisnis kita di masa memulai bisnis, tak mengapa tetap lakukan itu. Kamu bisa melakukan promosi di berbagai media sosial, membuat brosur, hadir di acara penting seperti pameran, kemudian mulai menebar jaringan ke target pasar kamu. Apalagi saat ini sudah masuk era digital, apa salahnya untuk membangun website bisnis konveksi kamu agar mendapat kepercayaan lebih dan bisa meningkatkan value bisnis kamu.

Demikian artikel mengenai cara memulai bisnis konveksi rumahan yang bisa kami sampaikan. Selamat berbisnis dan semoga bermanfaat. Selalu ingat high risk high return, memulai bisnis memang resikonya cukup tinggi apalagi bagi kamu yang benar-benar mengawalinya dari nol. Tak ada yang tak mungkin, ketika semua sudah direncanakan dan diusahakan, semoga kamu akan menuai hasil yang sepadan.

Bagikan:

Tinggalkan komentar