Apa Saja Subsektor Ekonomi Kreatif dan Contohnya Lengkap

Kira-kira, bidang apa ya yang cocok dengan orang kreatif, penuh inovasi, antusias, dan energinya serasa tak habis-habis? Ya, bagi kamu yang karakternya begini, sangat cocok masuk ke dalam bidang ekonomi kreatif. Udah tahu belum apa itu dan apa saja subsektor ekonomi kreatif? Kalau belum, silakan lanjutkan baca sampai kelar.

Saat ini, kreativitas dan inovasi sepertinya merupakan hal utama yang menjadikan daya tarik bagi suatu usaha. Kalau nggak, pasti membosankan dan lama-kelamaan bakal ditinggal pelanggannya. Maka dari itu, hampir dari semua orang untuk saat ini dituntut untuk selalu kreatif dan memberikan inovasi untuk mengembangkan usahanya.

Sebelum bisa mengembangkan usaha dengan penuh kreativitas, tentu kamu butuh untuk mengetahui lebih dulu apa saja subsektor ekonomi kreatif yang akan dipilih. Salah satu yang sekarang lagi marak menjadi tempat bocah kreatif kelebihan semangat adalah ekonomi kreatif.

Agar kamu lebih mengerti tentang ekonomi kreatif, monggo dilanjut bacanya.

Apa Itu Ekonomi Kreatif?

Ekonomi kreatif adalah suatu konsep dalam ekonomi yang menghendaki adanya kreativitas dan terus mengembangkan ide serta pengetahuan dari faktor produksi utamanya, yakni sumber daya manusia.

Sederhananya, ekonomi kreatif itu pokoknya yang dikedepankan adalah ide, pengetahuan-pengetahuan baru, kreativitas dari produk, dan yang sejenis sebagai aset paling penting yang nantinya bisa menggerakkan ekonomi suatu negara. Kalau beruntung, ya mendunia.

Untuk di Indonesia, sebenarnya sudah ada program dari pemerintah untuk mendukung program ekonomi kreatif. Pemerintah bikin Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk bisa menggenjot laju pertumbuhan sektor ekonomi kreatif ini. Kabarnya, pertumbuhan di sektor ini ada pada kisaran 5,76% yang nilai tersebut lebih tinggi daripada beberapa sektor konvensional seperti peternakan, tambang, pertanian, listrik, dsb.

Melihat potensi ini, tentu kamu jangan sampai kehilangan peluang. Masuk dan terjunlah untuk menjadi bagian dalam sektor ekonomi kreatif. Kalau berhasil, lumayan kan, bisa sekaligus bantu negara buat memajukan ekonominya.

Jika ingin terjun ke sektor ini, ketahui dulu apa saja subsektor ekonomi kreatif, biar nggak bingung dan agar kamu bisa menentukan mana yang kira-kira pas dengan minat atau bahkan juga bakat serta keterbatasan sumber daya yang kamu miliki.

17 Subsektor  Ekonomi Kreatif

Kabarnya, subsektor yang biasa disebutkan itu ada 16, tapi di sini akan diberikan 17 sektor. Ya biar tambah banyak gitu opsinya. Tapi penambahan ini nggak sembarangan, ini udah berdasarkan beberapa referensi terpercaya dan memang mengatakan bahwa subsektor ekonomi kreatif itu ada 17.

Apa saja subsektor ekonomi kreatif? Berikut ini subsektor yang bisa kamu pilih untuk langsung terjun ke dalamnya :

  1. Arsitektur
  2. Fotografi
  3. Seni kriya
  4. Musik
  5. Kuliner
  6. Periklanan
  7. Penerbitan
  8. Seni pertunjukan
  9. Televisi dan radio
  10. Seni rupa
  11. Fashion
  12. Film
  13. Desain produk
  14. Desain komunikasi visual
  15. Desain interior
  16. Aplikasi dan pengembang permainan
  17. Animasi dan video

Jika ada yang bertanya tentang apa saja subsektor ekonomi kreatif, langsung saja jawab dengan 17 subsektor yang telah disebutkan di atas. Dengan itu, kamu bisa keliatan pinter banget, lho. Tapi jangan lupa tujuan utamamu, yakni untuk memilih sub yang akan kamu geluti.

Dari ke semua subsektor di atas, kamu bisa memilih. Misalnya, aplikasi dan pengembang permainan. Subsektor ini merupakan subsektor ekonomi kreatif berupa permainan interaktif memiliki kegiatan yang berkaitan dengan produksi, distribusi, dan kreasi permainan dalam komputer dan juga video yang sifatnya ketangkasan, hiburan, dan juga edukasi.

Jadi nanti, produk yang kamu hasilkan adalah permainan interaktif yang selain menghibur juga memiliki nilai edukasi. Lalu, langsung deh ditawarin ke masyarakat luas. Tapi ingat, harus ada nilai edukasinya loh ya.

Demikian artikel mengenai apa saja subsektor ekonomi kreatif dan contohnya yang bisa Wong Cerdas berikan. Semoga bermanfaat ya!

Dengan diketahuinya apa saja subsektor ekonomi kreatif yang telah disebutkan di atas, semoga kamu bisa memilih yang sesuai dengan minatmu.

Subsektor Ekonomi Kreatif yang Berkaitan dengan Desain Pakaian

apa saja subsektor ekonomi kreatif
Apa saja subsektor ekonomi kreatif

Subsektor ekonomi kreatif yang berkaitan dengan desain pakaian adalah apa lagi kalau bukan subsektor fashion. Kalau contohnya, kamu bisa bikin pabrik pakaian, bikin batik, pusat tenun, bikin aksesoris, bikin baju model baru, atau bahkan bisa loh kamu tingkatkan sampai jadi industri tekstil.

Subsektor Ekonomi Kreatif Craft atau Kerajinan

Kalau yang ini, biasanya diisi oleh mereka yang di daerahnya memiliki potensi khusus yang bernilai ekonomi. Misalnya deh, untuk orang-orang yang tinggal di sekitar pesisir. Di sana, ada potensi kulit kerang yang bisa dijadikan kerajinan dan bisa untuk dijual.

Selain itu, bisa juga kerajinan rotan, kayu, bambu, bulu ayam, dan apa saja asalkan bisa dibuat bernilai. Bisa juga kerajinan dari barang-barang bekas. Kalau kamu kelewat kreatif, sepertinya subsektor ini ada khusus untukmu.

Subsektor Ekonomi Kreatif Indonesia yang Paling Sering Menggunakan Perangkat Komputer

Secara umum, ke-17 sektor yang telah disebutkan di atas, seluruhnya bisa dan bahkan sangat sering menggunakan komputer. Apalagi sekarang komputasi sangat dibutuhkan dalam hal apapun.

Misalnya deh, dalam pakaian. Bagi mereka di bidang ini, biasanya untuk mendesain perlu bikin prototype baju, menyesuaikan ukuran baju, proses sablon atau merajutnya, dan beberapa proses lain itu sudah ada yang menggunakan sistem komputer.

Semua yang menjadi subsektor itu muncul, apa lagi kalau bukan sebab perkembangan perangkat komputer dan teknologi lain yang semakin canggih? Jadi, kamu tidak perlu membandingkan dan mengatakan bahwa yang keren adalah yang paling banyak menggunakan perangkat komputer.

Saat ini, semuanya sudah hampir menggunakan komputer dengan intensitas yang tinggi. Jadi tidak ada perbedaan. Kecuali kamu ingin seharian dan nggak keluar kamar dan pokoknya di depan komputer saja, bisa tuh jadi pengembang aplikasi dan permainan interaktif, DKV, desain produk, dan juga periklanan.

Itu sih selisih intensitas penggunaannya hanya sedikit. Namun, yang secara total menggunakan komputer sepertinya hanya bikin aplikasi dan pengembang permainan.

Itulah penjelasan tentang apa saja subsektor ekonomi kreatif, pengertian ekonomi kreatif, dan beberapa jawaban dari pertanyaan yang membuatmu gelisah. Semoga bermanfaat, ya!

Bagikan:

Tinggalkan komentar