Contoh Analisis SWOT Starbucks Lengkap + Sejarahnya

Sebagai perusahaan kopi yang populer, Starbucks telah sukses mengembangkan bisnisnya yang pada mulanya berawal dari kedai kopi kecil. Dengan berhasilnya bisnis kopi Starbucks, analisis SWOT Starbucks bisa ditelaah sebagai upaya untuk mengevaluasi pertumbuhan perusahaan.

Starbucks menjelma menjadi kedai kopi yang selalu inovatif dan mengupayakan kepuasan pelanggan dengan memberikan service terbaik. Hal tersebut menjadi salah satu rahasia sukses berhasilnya bisnis kopi Starbucks. Tidak heran bahwa kesuksesan Starbucks telah memberikan motivasi bagi pebisnis lain.

Mengenal Starbucks

Franchise kopi terbesar di dunia, Starbucks dianggap sebagai “the third place” atau rumah ketiga karena fasilitas tempat dan desain interior kedainya yang membuat pelanggan betah serta merasa nyaman setelah rumah dan tempat kerja.

Berbicara sejarah, kedai Starbucks mulai dibuka pada tahun 1971 di Seattle, Washington oleh Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker. Namun, Starbucks menjadi semakin berkembang setelah bergabungnya Howard Schultz sebagai direktur pemasaran.

Sejak kedai dibuka, Starbucks menggunakan biji kopi pilihan untuk mempertahankan kualitas produk kopi. Bahkan mereka menjadi pemasok kopi di beberapa restoran dan bar sehingga penjualan menjadi terus meningkat. Nama Starbucks sendiri diambil dari nama salah satu kru kapal dalam novel fiksi yang berjudul Moby Dick.

Hingga pada akhir tahun 1987, Howard memutuskan untuk melebarkan sayap Starbucks dengan membuka gerai di banyak tempat sampai ke luar negeri. Perkembangan bisnis Starbucks semakin pesat dengan mengakuisisi kedai kopi lokal dan memperbarui semua merek menjadi Starbucks.

Saat ini, jaringan Starbucks sudah mencapai lebih dari 20.000 kedai di berbagai negara dan jumlahnya kemungkinan akan terus bertambah. Starbucks selalu menyusun ide kreatif dalam menambahkan pilihan produk dan jasa yang menyesuaikan perkembangan zaman. Sehingga pelanggan tetap loyal dan tidak merasa bosan berkunjung ke Starbucks.     

Pentingnya Melakukan Analisis SWOT Starbucks

Terdapat banyak makalah Starbucks yang menjelaskan analisis SWOT Starbucks. Makalah tersebut menjadi informasi sekaligus pembelajaran pentingnya melakukan analisis SWOT. 

Mengetahui analisis SWOT Starbucks bisa menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan untuk memikirkan strategi dan kebijakan yang lebih baik kedepannya. Selain itu, analisis SWOT dapat digunakan untuk mengetahui situasi dan kondisi perusahaan baik dari segi internal maupun eksternal.

Analisis lingkungan Starbucks dari segi internal dengan melihat kelebihan dan kelemahan, sementara eksternal berupa peluang dan ancaman. Jika tidak melakukan analisis SWOT, perusahaan tidak bisa mengetahui potensi, minat, dan peluang yang ada ketika menjalankan bisnis.

Analisis SWOT Starbucks

Bagi yang belum tahu, SWOT merupakan kepanjangan dari Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats. Kamu pasti penasaran bagaimana analisis SWOT Starbucks, bukan? Berikut ulasannya.

Strength (Kekuatan)

Berikut ini kami sajikan analisis SWOT Starbucks untuk bagian kekuatan:

  1. Merk dan logo yang sudah dikenal masyarakat luas.
  2. Menjual berbagai produk selain kopi seperti camilan, makanan, buku, tumbler, music, film dan merchandise lainnya.
  3. Lokasi kedai Starbucks yang strategis.
  4. Pangsa pasar dan pertumbuhan pasar yang tinggi.
  5. Memiliki gerai sebanyak 20.336 yang tersebar di 61 negara termasuk Indonesia.
  6. Memiliki loyalitas pelanggan yang dapat meningkatkan daya jual.
  7. Varian rasa kopi yang beragam.
  8. Memiliki akses internet Wifi.  
  9. Memiliki kualitas pelayanan dan kualitas kopi yang baik.
  10. Mengadakan berbagai program, seperti pelatihan pembuatan kopi hingga sejarah kopi.
  11. Starbucks sangat memperhatikan permintaan dan kebutuhan pelanggan.

Weakness (Kelemahan)

Selanjutnya, analisis SWOT Starbucks untuk bagian kelemahan:

  1. Harga produk starbucks dinilai overprice.
  2. Adanya keluhan karyawan hingga terbentuknya serikat kerja.
  3. Sudah banyak competitor bisnis serupa dengan Starbucks.
  4. Terlalu focus pada pasar domestic di Amerika Serikat.

Opportunities (Peluang)

analisis SWOT Starbucks
Analisis SWOT Starbucks

Kemudian, analisis SWOT Starbucks untuk bagian peluang:

  1. Mempunyai kesempatan untuk memperluas operasi global.
  2. Memiliki karyawan potensial yang dapat dilatih dengan mudah.
  3. Adanya konsumerisme yang tinggi.
  4. Memiliki dukungan finansial yang kuat.
  5. Dapat dengan mudah menembus pasar.
  6. Bisa mengubah pandangan negatif tentang kopi.

Threats (Ancaman)

Terakhir, cari tau juga analisis SWOT Starbucks untuk bagian ancaman:

  1. Persaingan bisnis dengan kedai kopi lokal yang semakin ketat.
  2. Pasar kopi Amerika mulai jenuh dengan jenis bisnis ini.
  3. Krisis keuangan masyarakat yang cenderung memilih untuk hemat.
  4. Efek buruk kopi dapat menjadi masalah bagi masyarakat.
  5. Ancaman produk pengganti kopi seperti teh, minuman bersoda, susu, atau jus yang dijual ritel.   

Analisis Pemasok Starbucks

Starbucks menggunakan biji kopi sebagai bahan baku utama yang diperoleh dari pemasok. Untuk itu, perusahaan Starbucks telah menyusun tim yang berfokus untuk melakukan penelitian mengenai kopi. Tim Starbucks bahkan mengelilingi dunia untuk mencari pemasok dalam memperoleh kualitas biji kopi yang terbaik.

Pemasok biji kopi akan memberikan sampel untuk dicek dan diteliti. Jika hasil analisis baik, maka perusahaan akan menjalin kerjasama dengan pemasok tersebut. Barang yang didapatkan dari pemasok akan diproses sesuai dengan SOP Starbucks yang kemudian didistribusikan kepada konsumen.

Saran untuk Starbucks

Melihat adanya peningkatan pesaing lokal dari segi biaya dan kualitas produk dapat mengancam masa depan Starbucks Corporation. Jika tidak dilakukan perubahan kecil bisa menyebabkan bahaya bagi bisnis kopi Starbucks.

Untuk itu, penting bagi Starbucks mencermati pasar pesaing khususnya pendatang bisnis kedai kopi lain. Bisa saja pendatang toko kopi juga mengupayakan pelayanan, kualitas, serta pengalaman terbaik bagi konsumennya.

Akan lebih baik bagi Starbucks untuk memikirkan cara untuk menetapkan biaya yang kompetitif sembari menyediakan produk yang berkualitas. Meski sedikit unggul di bidang pemasaran dan citra merek yang kuat, Starbucks tetap harus peduli terhadap ancaman bahwa mereka bisa saja dikalahkan oleh pesaing.

Analisis SWOT Starbucks perlu dipahami sebagai modal pengetahuan dan perencanaan bisnis. Dalam hal ini, beberapa poin analisis SWOT diatas bisa dijadikan sebagai referensi dalam menyusun berbagai kebijakan untuk mengatasi masalah yang bisa saja terjadi. 

Bagikan:

Tinggalkan komentar