Analisa Usaha Jamur Tiram 1000 Baglog yang Mudah

Jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang bisa dikonsumsi, bentuk fisiknya menyerupai payung berwarna putih dan memiliki aroma jamur yang khas tapi tidak menyengat. Rasanya yang enak, gurih, dan kenyal membuat jamur tiram semakin disukai masyarakat. Hal inilah yang membuka peluang bisnis jamur tiram semakin cerah. Untuk itu kamu perlu melakukan analisa usaha jamur tiram 1000 baglog yang tepat. 

Ketika berbicara mengenai jamur, maka kamu akan menemui jenis jamur yang menguntungkan dan merugikan. Tentu saja, kalau kamu mau buka usaha pakai jamur yang menguntungkan seperti jamur tiram ini.

Analisa Usaha Jamur Tiram 1000 Baglog

Jamur tiram banyak dikonsumsi masyarakat selain karena rasanya yang enak gizinya pun tinggi. Terlebih harganya yang relatif murah berkisar 3-4 ribu rupiah per bungkusnya. Sekian itu jamur tiram juga bisa dikreasikan menjadi berbagai macam masakan seperti jamur krispi, sop jamur, tumis jamur daging, dan masih banyak lagi. 

Pertanyaan para calon petani jamur yang sering muncul adalah 1 baglog jamur tiram berapa kali panen? Jawabannya adalah setiap 1 baglog mampu dipanen sebanyak 7x dalam kurun waktu 4 bulan. Luar biasa bukan? Apalagi harga jual jamur ini berkisar Rp 10.000 per kg nya. 

Rincian Modal Budidaya Jamur Tiram

Melanjutkan pembahasan mengenai analisa usaha jamur tiram 1000 baglog. Budidaya jamur tiram termasuk bisnis yang bagus dengan resiko rendah, sebab modal awal yang dibutuhkan kurang dari 50 juta rupiah. Belum lagi jika kamu memiliki lahan sendiri maka biaya yang dibutuhkan jauh lebih murah. 

Analisa usaha jamur tiram 1000 baglog
Analisa usaha jamur tiram 1000 baglog untuk modal

Modal awal yang dibutuhkan : 

  1. Lahan milik sendiri = Rp 0
  2. Pembuatan rumah jamur atau kumbung = Rp 3.500.000 – Rp 4.000.000 (opsional tergantung kualitas material yang dipergunakan)
  3. Tangki semprot = Rp 300.000 – Rp 500.000. 
  4. Termometer = Rp 30.000 – Rp 100.000. 
  5. Barometer = Rp 100.000 – 300.000. 
  6. Baglog Rp 2.000 per pcs x 1000 = Rp 2.000.000. 
  7. Biaya listrik dan air = Rp 200.000 
  8. Biaya lain lain = Rp 100.000 

Untuk beberapa jenis barang yang digunakan harga tergantung dari kualitas serta merek yang kamu beli. Semakin bagus maka semakin mahal untuk itu sebaiknya disesuaikan dengan budget yang kamu miliki. 

Menilik usaha 1000 baglog jamur tiram diatas besarnya modal yang diperlukan berkisar antara Rp 4.000.000 – Rp 5.000.000. Kenapa bisa murah? Sebab biasanya para petani memanfaatkan lahan kosong mereka atau memanfaatkan ruang dalam rumah seperti dapur dan bekas kandang hewan ternak. 

Pertanyaan selanjutnya yang biasa muncul adalah 1000 baglog jamur tiram menghasilkan berapa kg ? 

Jawabnya adalah jika baru pertama kali panen biasanya dari 1000 baglog yang ditanam benih hanya 80% saja yang bisa dipanen atau sekitar 800 baglog saja yang ditumbuhi jamur. Begitulah kira-kira analisa usaha jamur tiram 1000 baglog.

Biasanya 1 baglog jamur dapat menghasilkan 0.45 kg jamur. Dalam kurun 4 bulan 1 baglog mampu dipanen sebanyak 7 kali. Harga pasaran jamur tiram saat ini per kg nya bekisar Rp 12.000. 

Pertanyaan lain yang mungkin muncul adalah 500 baglog jamur tiram menghasilkan berapa kg ?

Jika 1 baglog mampu menghasilkan 0.45 kg jadi jika 500 baglog kamu bisa mendapatkan jamur tiram sebanyak.

0.45 kg x 500 = 225 kg.

Analisa usaha jamur tiram 1000 baglog
Analisa usaha jamur tiram 1000 baglog

Berapa sih pendapatan untuk 1000 baglog yang akan dihasilkan?

Jawaban untuk analisa usaha jamur tiram 1000 baglog untuk pendapatan adalah = 0.45 kg x 800 baglog jamur yang bisa dipanen = 360 kg jamur segar. 

360 kg jamur x Rp 12.000.000 = Rp 4.320.000 untuk 1000 baglog (80% yang dapat dipanen) 

Pendapatan di atas termasuk pendapatan kotor jadi masih harus dikurangi dengan biaya perawatan serta transportasi ketika pemasaran. Laba bersih yang akan kamu terima tergantung dari biaya tambahan yang akan kamu keluarkan. 

Hasil panen jamur tiram terlihat sedikit di awal namun jika kamu menelateni bisnis ini hasil yang akan kamu peroleh juga semakin banyak, sebagai contoh di awal panen jamur bisa mendapatkan 360 kg jamur segar.  1 baglog mampu dipanen 7x dalam 4 bulan yang artinya setiap 4 bulan sekali kamu bisa menghasilkan 3.15 kg jamur (0.45kg per 1 balog x 7 pemanenan).

Itu baru 1 baglog, coba kalikan dengan semua baglog yang kamu punya. Banyak kan?

Kerugian Usaha Jamur Tiram

Tak lengkap rasanya, ketika membahas analisa usaha jamur tiram 1000 baglog tetapi tidak membahas kerugiannya. Kerugian yang ditimbulkan ketika memulai usaha jamur tiram sangat beragam, yang paling sering terjadi adalah gagal panen. 

Gagal panen sendiri banyak sekali faktornya diantaranya adalah karena hama, jamur tiram sangat rentan sekali terserang hama jadi membutuhkan perawatan khusus dan cermat. 

Selain hama penyebab gagal panen lainnya adalah permasalahan suhu serta kadar kelembaban udara, hal ini bisa dipengaruhi oleh faktor cuaca misal panas atau hujan. Terlalu kering tidak bagus terlalu lembab pun tidak boleh. 

Tips Memulai Usaha Jamur Tiram

Siapapun boleh membuka usaha jamur tiram asalkan memiliki tekad, ilmu dasar, dan modalnya.  Agar usaha kamu berjalan lebih mulus berikut ada tips yang bisa kamu tiru : 

  1. Menggunakan lahan milik sendiri, saat ini sewa lahan lumayan mahal, jika dilihat dari besarnya pendapatan yang diterima rasanya menyewa lahan tidak worth it sama sekali. Tak perlu lahan yang luas sebagai permulaan menggunakan area halaman depan atau belakang rumah, bekas kandang, sebagian dapur bisa menjadi solusi. 
  2. Cari pemasok bahan baglog yang murah dan dekat, hal ini bisa memangkas biaya transportasi kamu. Lebih baik lagi jika sudah kenal bisa mendapatkan harga khusus. 
  3. Cari investor, jika dirasa bisnis jamur tiram kamu sudah mulai berkembang mencari investor bisa menjadi pilihan untuk melebarkan sayap. Yang tadinya cuma 1000 baglog saja Analisa usaha jamur tiram 5000 baglog dapat segera direalisasikan. 

Analisa usaha jamur tiram 1000 baglog merupakan salah satu bisnis yang memiliki peluang besar, hal ini dibuktikan semakin meningkatnya konsumsi masyarakat atas jamur ini. Apalagi sekarang jamur tiram Indonesia sudah ada yang diimpor hingga ke luar negeri. Jepang contohnya. Tidak ada bisnis yang bisa langsung sukses untuk itu kamu harus selalu bersemangat serta menjaga kualitas.

Bagikan:

Tinggalkan komentar